Karyawan SKK Migas Akui Artha Meris Ajukan Penyesuaian Harga Gas

Siswanto

Senin, 13 Oktober 2014 | 13:51 WIB
Karyawan SKK Migas Akui Artha Meris Ajukan Penyesuaian Harga Gas
Direktur PT Kaltim Parna Industri, Artha Meris Simbolon, ditahan KPK karena diduga terlibat suap SKK Migas, Selasa (24/6). [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Karyawan SKK Migas, Rahmat Ashari, menyebut Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri, Artha Meris Simbolon, pernah mengajukan penyesuaian harga gas kepada SKK Migas.

"Terdakwa sebagai Direktur di KPI, pernah mengajukan penyesuaian harga gas yang ditujukan kepada SKK Migas," kata Rahmat saat memberikan keterangan sebagai saksi di sidang lanjutan Artha di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2014).

Dia juga menceritakan kronologis terjadinya proses pengajuan harga gas dari Kaltim Parna Industri. Katanya, berawal dari tanggal 21 Februari 2012. Ketika itu, Kaltim Parna Industri dan SKK Migas mengadakan rapat pembahasan soal rekomendasi penurunan harga gas untuk Kaltim Parna Industri yang ditujukan kepada Menteri ESDM Jero Wacik.

"Ketika itu kita mengadakan rapat, kemudian yang hadir dari migas untuk membahas penyesuaian harga gas terhadap KPI. Yang menugaskan saya pak Sudadi Rafli, ketika itu saya hadir, Jurit Novanto, dari SKK Migas hanya kami. Iya saya hadir satu kali saja," katanya.

Artha Meris Simbolon didakwa memberikan uang senilai 522,5 ribu dolar AS kepada Rudi Rubiandini. Uang tersebut diberikan agar Rudi merekomendasikan persetujuan untuk menurunkan formula harga gas PT Kaltim Parna Industri, perusahaan milik Meris kepada Menteri ESDM.

Peristiwa ini bermula dari pertemuan Rudi dan orang tua Artha Meris Simbolon, Marihad Simbolon, awal tahun 2013. Sekitar Februari 2013, Meris menyerahkan uang 250 ribu dolar AS kepada Rudi melalui Deviardi alias Ardi yang merupakan pelatih golf Rudi.

Selang beberapa bulan, Artha Meris Simbolon kembali menyerahkan uang 22,5 ribu dolar AS, 200 ribu dolar AS, dan 50 ribu dolar AS secara bertahap kepada Rudi melalui Ardi. Kemudian, Ardi melaporkan penerimaan uang itu kepada Rudi dan Rudi meminta uang disimpan safe deposit box milik Ardi di CIMB Niaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suap SKK Migas, Hakim Tipikor Tolak Keberatan Artha Meris

Suap SKK Migas, Hakim Tipikor Tolak Keberatan Artha Meris

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 13:19 WIB

Usut Korupsi Sutan Bhatoegana, KPK Geledah Dua Perusahaan

Usut Korupsi Sutan Bhatoegana, KPK Geledah Dua Perusahaan

News | Senin, 29 September 2014 | 19:35 WIB

Jaksa KPK Minta Hakim Terima Dakwaan Artha Meris

Jaksa KPK Minta Hakim Terima Dakwaan Artha Meris

News | Kamis, 25 September 2014 | 11:20 WIB

Kasus Suap SKK Migas, Artha Meris Minta Hakim Batalkan Dakwaan

Kasus Suap SKK Migas, Artha Meris Minta Hakim Batalkan Dakwaan

News | Kamis, 18 September 2014 | 13:53 WIB

Pengacara Artha Meris Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur

Pengacara Artha Meris Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur

News | Kamis, 18 September 2014 | 12:11 WIB

Terkini

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

×