Kubu Aburizal Yakin Tjahjo Kumolo Tak Intervensi Golkar

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 07 Desember 2014 | 15:25 WIB
Kubu Aburizal Yakin Tjahjo Kumolo Tak Intervensi Golkar
Tjahjo Kumolo [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Ade Komarudin mengimbau pemerintahan Joko Widodo tidak ikut campur dalam permasalahan yang sekarang sedang terjadi di partainya.

"Kami mengimbau pada pemerintah untuk tidak mengembalikan unsur politik masa lalu yang anti demokrasi. Karena itu negara tidak boleh campur tangan dengan partai politik. Undang-undang udah mengatur bahwa setiap parpol dijamin keberadaannya dan pemerintah tidak boleh ikut campur," ujar Ade di Jakarta, Minggu (7/12/2014).

Ade mengaku lega setelah isu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Wakil Presiden RI yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla akan menghadiri pembukaan Munas IX Partai Golkar di Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu (6/12/2014) malam, tak menjadi kenyataan.

"Kami berterimakasih kepada pemerintah, walaupun diisukan malam tersebut (JK dan Tjahjo mau hadir) ternyata itu tidak benar," ujar dia.

Sejauh ini, Ade yakin pemerintah tidak ada yang intervensi ke dalam Partai Golkar.

"Saya yakin pak Tjahjo Kumolo ga campur tangan, walaupun ada beberapa orang itu (yang mencampuri konflik di internal Golkar) dan itu tidak mewakili pemerintah tapi orang perorangan," kata dia.

Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie tidak ingin langkah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly yang pernah menandatangani surat Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP hasil keputusan Muktamar VIII PPP 15-17 Oktober 2014 di Surabaya, Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh kelompok Romahurmuziy, terulang lagi.

Seperti diketahui, langkah tersebut langsung mendapat kritik keras, terutama dari PPP kubu Suryadharma Ali dan Koalisi Merah Putih. Mereka menilai Yasonna terlalu cepat intervensi ke dalam masalah internal PPP, padahal seharusnya kementerian memberikan waktu bagi kedua kubu untuk islah.

Saat ini, Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang diselenggarakan kelompok Agung Laksono diselenggarakan di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Acara tersebut dibuka Sabtu (6/12/2014) malam dan akan ditutup Senin (8/12/2014) nanti.

Penyelenggaraan acara tersebut dilakukan setelah kelompok Aburizal Bakrie terlebih dahulu menyelenggarakan Munas IX di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, akhir 30 November sampai 4 Desember 2014.

Panitia munas Ancol dan Bali sama-sama mengklaim menyelenggarakan acara seusai dengan kuorum.

Munas Bali secara aklamasi telah memilih Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014-2019. Ia terpilih memimpin partai berlambang pohon beringin untuk kedua kalinya.

Sementara munas Ancol rencananya akan memilih ketua umum pada malam nanti. Ada tiga kandidat yang berkompetisi, yakni Agung Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Priyo Budi Santoso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Kubu Agung Laksono Diingatkan soal Pemilu 2019

Golkar Kubu Agung Laksono Diingatkan soal Pemilu 2019

News | Minggu, 07 Desember 2014 | 14:58 WIB

Peringatan untuk Menkumham, Jangan Ada Kasus PPP Kedua

Peringatan untuk Menkumham, Jangan Ada Kasus PPP Kedua

News | Minggu, 07 Desember 2014 | 14:40 WIB

Kubu Ical Lega JK Tak Hadir di Munas Golkar Ancol

Kubu Ical Lega JK Tak Hadir di Munas Golkar Ancol

News | Minggu, 07 Desember 2014 | 14:33 WIB

Bintang: Menkumham Kapok Terlalu Cepat Intervensi Partai

Bintang: Menkumham Kapok Terlalu Cepat Intervensi Partai

News | Minggu, 07 Desember 2014 | 14:06 WIB

Terkini

Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri

Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 20:02 WIB

Primaya Fair 2026 Jadi Langkah Primaya Dorong Medical Tourism dan Transformasi Healthcare Indonesia

Primaya Fair 2026 Jadi Langkah Primaya Dorong Medical Tourism dan Transformasi Healthcare Indonesia

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:01 WIB

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:55 WIB

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

×