PBNU Dukung Jokowi Tolak Grasi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Ruben Setiawan

Rabu, 10 Desember 2014 | 03:15 WIB
PBNU Dukung Jokowi Tolak Grasi Terpidana Mati Kasus Narkoba
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk tidak memberikan grasi kepada pengedar narkoba yang menjadi terpidana mati.

"Saya dukung apa yang dilakukan Pak Jokowi," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Selasa (10/12/2014).

Menurut Said Aqil, sudah seharusnya Pemerintah mengambil sikap tegas untuk pelaku kejahatan berat, salah satunya pelaku peredaran narkoba.

"Seperti dikatakan dalam Al Quran, barang siapa melakukan kejahatan yang mengakibatkan rusaknya peradaban manusia, menghancurkan Indonesia, hukumannya adalah dibunuh, disalib, dipotong dua tangan dan kakinya, atau diasingkan," katanya.

Profesor bidang tasawuf ini menjelaskan, dalam kitab Ihya' Ulumuddin, Imam Al Ghozali menyebutkan ada empat tingkatan pelaku kejahatan. Pertama, 'Ashin, yaitu pelaku kejahatan karena pengaruh atau ajakan orang lain, yang karena kejahatannya dihukum peringatan.

Kedua, Murtakib, yaitu pelaku kejahatan yang meski sudah mendapatkan peringatan kembali melakukannya di lain waktu dan layak diperingatkan secara tegas. Ketiga, Fasiq, yang karena kejahatannya layak mendapatkan hukuman.

"Dan keempat adalah Syirrir. Yang masuk kategori ini seperti pengedar narkoba, bandar, bahkan pemilik pabriknya. Ini harus dihukum seberat-beratnya," kata Said Aqil.

Terkait dengan adanya kelompok yang berpendapat bahwa hukuman mati merupakan pelanggaran HAM, Said Aqil tegas menolak.

Menurut dia, kalau mau adil maka kematian pengguna narkoba juga harus dianggap sebagai korban pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pengedar, bandar, dan pemilik pabrik obat-obatan terlarang.

"Mereka (pengedar, bandar, dan pemilik pabrik narkoba) sudah terlebih dahulu melanggar HAM, dan tidak ada yang memprotesnya," katanya.

Saat memberikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa saat ini ada 64 pengedar narkoba terpidana mati yang mengajukan grasi. Namun, Presiden menegaskan tidak memberi pengampunan bagi pelaku kejahatan narkoba.

Presiden Joko Widodo mengatakan Republik Indonesia sudah sampai ke tahap darurat narkoba sehingga ia tidak akan mengabulkan grasi yang diajukan pengedar narkoba.

"Ada sebanyak 40-50 orang di Indonesia yang meninggal setiap hari karena narkoba," kata Presiden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perombakan Besar Komisaris-Direksi, Aroma Ulama Awasi Laju Kinerja KAI

Perombakan Besar Komisaris-Direksi, Aroma Ulama Awasi Laju Kinerja KAI

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 08:48 WIB

Masa Tenang, Cak Imin Pamer Kebersamaan Bareng Gus Kautsar hingga Said Aqil Siroj

Masa Tenang, Cak Imin Pamer Kebersamaan Bareng Gus Kautsar hingga Said Aqil Siroj

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:45 WIB

Begini Nasib Said Aqil Siroj di KAI Setelah Dukung Anies-Muhaimin

Begini Nasib Said Aqil Siroj di KAI Setelah Dukung Anies-Muhaimin

Bisnis | Selasa, 16 Januari 2024 | 09:01 WIB

Pesan Mustasyar NU Ke Ganjar Jika Jadi Presiden: Konsep Islam Nusantara Diteruskan, Kalau Perlu Diekspor

Pesan Mustasyar NU Ke Ganjar Jika Jadi Presiden: Konsep Islam Nusantara Diteruskan, Kalau Perlu Diekspor

Kotak Suara | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 08:01 WIB

Sebut Keadilan Masih Jauh Panggang dari Api, Said Aqil: Apa Tunggu Mahfud MD Jadi Presiden?

Sebut Keadilan Masih Jauh Panggang dari Api, Said Aqil: Apa Tunggu Mahfud MD Jadi Presiden?

News | Jum'at, 08 September 2023 | 18:03 WIB

Komut Said Aqil Siroj Angkat Suara Soal Karyawan KAI yang Diduga Teroris

Komut Said Aqil Siroj Angkat Suara Soal Karyawan KAI yang Diduga Teroris

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2023 | 10:58 WIB

Rekening Gendut Rafael Alun Disorot, Seruan KH Said Aqil: Warga NU Jangan Bayar Pajak Jika Masih Diselewengkan

Rekening Gendut Rafael Alun Disorot, Seruan KH Said Aqil: Warga NU Jangan Bayar Pajak Jika Masih Diselewengkan

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 14:53 WIB

Said Aqil Siroj: Ekonomi Syariah Masih Menghadapi Tantangan Berat, Harus Ada Kepedulian dari Pemerintah

Said Aqil Siroj: Ekonomi Syariah Masih Menghadapi Tantangan Berat, Harus Ada Kepedulian dari Pemerintah

News | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 00:05 WIB

Masyarakat Diminta Sebarkan Kebaikan Syiar Islam Lewat Medsos untuk Tangkal Radikalisme di Era 4.0

Masyarakat Diminta Sebarkan Kebaikan Syiar Islam Lewat Medsos untuk Tangkal Radikalisme di Era 4.0

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 15:45 WIB

Kenapa Pakai Moisturizer Malah Muncul Komedo Putih dan Jerawat Kecil? Ini 7 Penyebabnya

Kenapa Pakai Moisturizer Malah Muncul Komedo Putih dan Jerawat Kecil? Ini 7 Penyebabnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:38 WIB

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini, Mees Hilgers Comeback ke Lapangan Setelah 16 Bulan

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini, Mees Hilgers Comeback ke Lapangan Setelah 16 Bulan

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 15:38 WIB

Gugatan Gibran di MK Disebut Manuver Skenario Pilpres 2029, Ada Figur Bidik Cawapres Prabowo

Gugatan Gibran di MK Disebut Manuver Skenario Pilpres 2029, Ada Figur Bidik Cawapres Prabowo

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:38 WIB

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit, PDIP Panjatkan Doa

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit, PDIP Panjatkan Doa

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:37 WIB

5 Sunscreen Kolagen Terbaik untuk Cerah Kerutan dan Kulit Lebih Awet Muda

5 Sunscreen Kolagen Terbaik untuk Cerah Kerutan dan Kulit Lebih Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:35 WIB

Belanja Masalah di Pulau Untung Jawa, Bang Doel Soroti Ketersediaan Air Bersih Ratusan Warga

Belanja Masalah di Pulau Untung Jawa, Bang Doel Soroti Ketersediaan Air Bersih Ratusan Warga

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:31 WIB

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas, 2 Jatuh ke Jurang

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas, 2 Jatuh ke Jurang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:30 WIB

We Free the Stars: Perjalanan Terakhir Mengembalikan Sihir ke Arawiya

We Free the Stars: Perjalanan Terakhir Mengembalikan Sihir ke Arawiya

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:30 WIB

Main Sore Ini, Bangladesh Siapkan Kejutan Buat Malaysia: Yakin Jungkalkan Harimau Malaya di GBK

Main Sore Ini, Bangladesh Siapkan Kejutan Buat Malaysia: Yakin Jungkalkan Harimau Malaya di GBK

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 15:29 WIB

×