Sebanyak 66 Wartawan Dibunuh Sepanjang 2014

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2014 | 23:23 WIB
Sebanyak 66 Wartawan Dibunuh Sepanjang 2014
James Foley, salah satu wartawan yang dipenggal ISIS pada 2014. (Reuters)

Suara.com - Pemenggalan sejumlah wartawan oleh organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sejak Agustus lalu menunjukkan bahwa wartawan kini menghadapi ancaman yang lebih berbahaya, demikian dikatakan organisasi Reporters Without Borders, Selasa (16/12/2014).

Meski jumlah wartawan yang tewas dibunuh sepanjang 2014 berjumlah 66 orang, turun sebanyak tujuh persen dibanding 2013, tetapi beberapa pembunuhan menimbulkan kekhawatiran lebih besar.

"Sepanjang 2014 Reporters Without Borders menyoroti adanya perubahan dalam perilaku kekerasan terhadap wartawan," bunyi pernyataan organisasi wartawan seperti dikutip Reuters.

"Sebelumnya sangat jarang ada wartawan yang dibunuh secara barbar untuk tujuan propaganda, yang mengejutkan seluruh dunia," lanjut organisasi yang berbasis di Prancis itu.

Negara paling mematikan untuk wartawan adalah Suriah, tempat 15 jurnalis dibunuh sepanjang 2014. Palestina, khususnya Gaza, adalah tempat dengan jumlah pembunuhan wartawan terbanyak kedua, disusul oleh Ukraina, Irak, dan Libya.

Sementara Cina adalah negara yang paling banyak memenjarakan wartawan, disusul oleh Eritrea, Iran, Mesir, dan Suriah.

Jumlah wartawan yang diculik naik menjadi 37 persen menjadi 199 orang selama 2014. Sebagian besar penculikan terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kini masih ada 40 wartawan yang ditawan di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengadilan Iran Dakwa Jurnalis Ini dengan 'Kejahatan Tak Dikenal'

Pengadilan Iran Dakwa Jurnalis Ini dengan 'Kejahatan Tak Dikenal'

News | Senin, 08 Desember 2014 | 18:06 WIB

Wartawan Gadungan Peras Kepala Kantor Pos

Wartawan Gadungan Peras Kepala Kantor Pos

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 05:16 WIB

Polisi Pengeroyok Wartawan Tidak Dijerat UU Pers

Polisi Pengeroyok Wartawan Tidak Dijerat UU Pers

News | Sabtu, 15 November 2014 | 22:39 WIB

Wapres: Demo Anarkis karena Ada Media Televisi

Wapres: Demo Anarkis karena Ada Media Televisi

News | Jum'at, 14 November 2014 | 16:53 WIB

Buntut Kekerasan Wartawan, Kapolda Dituntut Mundur

Buntut Kekerasan Wartawan, Kapolda Dituntut Mundur

News | Jum'at, 14 November 2014 | 16:25 WIB

Polisi Pukuli Wartawan, DPR akan Panggil Kapolri

Polisi Pukuli Wartawan, DPR akan Panggil Kapolri

News | Jum'at, 14 November 2014 | 14:15 WIB

Kekerasan Wartawan, DPR: Mari Kita Bersikap Cool

Kekerasan Wartawan, DPR: Mari Kita Bersikap Cool

News | Jum'at, 14 November 2014 | 14:02 WIB

Wartawan Ini Nyaris Dipecat karena Terlalu Cantik

Wartawan Ini Nyaris Dipecat karena Terlalu Cantik

Lifestyle | Kamis, 06 November 2014 | 06:32 WIB

Terkini

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB