Ahok Pertimbangkan Sediakan Parkir Murah untuk Pesepeda Motor

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2014 | 00:23 WIB
Ahok Pertimbangkan Sediakan Parkir Murah untuk Pesepeda Motor
Rambu larangan untuk motor terpasang di sejumlah kawasan menuju Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (14/12).

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyediakan parkir murah bagi para pengendara motor terkait uji coba penerapan kebijakan pelarangan sepeda motor.

"Supaya pemberlakuan kebijakan itu bisa berjalan dengan baik, kita sedang berpikir untuk menyediakan lahan parkir khusus bagi pengendara motor," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2014).

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, konsep yang akan diterapkan yaitu parkir murah untuk sepeda motor yang tidak dihitung berdasarkan lamanya waktu parkir.

"Jadi nanti, rencananya konsepnya itu parkir murah, yaitu bayar untuk tarif satu jam saja, tapi bisa parkir sampai seharian. Kita buat konsep seperti ini karena belum tentu semua orang yang parkir akan lanjut naik bus," ujar Ahok.

Selanjutnya, mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan bus Transjakarta yang semula gratis akan dikenakan tarif, sehingga warga harus mengeluarkan uang.

"Setelah memarkirkan motornya, warga bisa memilih, mau lanjut naik bus atau tidak. Kalau naik bus Transjakarta, berarti nanti harus bayar pakai e-money (uang elektronik)," tutur Ahok.

Akan tetapi, sambung dia, sistem pembayaran tarif parkir dan bus Transjakarta itu nanti akan dibuat sedemikian rupa sehingga saling terhubung satu sama lain.

"Sekarang ini, kita masih melakukan survey terhadap masyarakat untuk mengetahui apa yang dikeluhkan terkait penerapan kebijakan pelarangan motor," ungkap Ahok.

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya menerapkan kebijakan yang melarang sepeda motor melintas di sepanjang Jalan MH Thamrin (Bundaran HI) hingga Jalan Medan Merdeka Barat.

Kebijakan tersebut sudah mulai diuji coba dan disosialisasikan mulai 17 Desember 2014. Sebagai kompensasi dari kebijakan itu, Pemprov DKI Jakarta menyediakan sejumlah armada bus gratis di sepanjang jalur tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Rapat Banggar DPRD Direkam dan Masuk YouTube

Ahok: Rapat Banggar DPRD Direkam dan Masuk YouTube

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 21:20 WIB

Rumahnya Mau Diserbu 1.000 Preman, Ini Respon Ahok

Rumahnya Mau Diserbu 1.000 Preman, Ini Respon Ahok

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 16:37 WIB

Larang Motor Melintas HI, Ahok akan Wajibkan Parkir Pakai Kartu

Larang Motor Melintas HI, Ahok akan Wajibkan Parkir Pakai Kartu

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 15:45 WIB

Penanganan Banjir, Ahok: Kita Mau Semuanya Pakai e-Katalog

Penanganan Banjir, Ahok: Kita Mau Semuanya Pakai e-Katalog

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 14:54 WIB

Ahok Harap Generasi Muda Menjadi Politisi yang Baik

Ahok Harap Generasi Muda Menjadi Politisi yang Baik

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 13:05 WIB

Siswa SMA Ini Tanya Perasaan Ahok Soal Gubernur Tandingan

Siswa SMA Ini Tanya Perasaan Ahok Soal Gubernur Tandingan

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 12:20 WIB

Gubernur DKI: Baru Dilarang Beberapa Jam Saja Sudah Ribut

Gubernur DKI: Baru Dilarang Beberapa Jam Saja Sudah Ribut

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 11:06 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB