Terungkap, Kisah "Maya" Ratu Penyiksa CIA dalam Kehidupan Nyata

Ruben Setiawan Suara.Com
Minggu, 21 Desember 2014 | 07:22 WIB
Terungkap, Kisah "Maya" Ratu Penyiksa CIA dalam Kehidupan Nyata
Sosok

Suara.com - Osama bin Laden, teroris yang pernah jadi buronan utama Amerika Serikat sudah lama tewas. Namun, sosok perempuan anggota CIA yang disebut-sebut berhasil melacak keberadaan petinggi Al-Qaeda itu masih menjadi misteri.

Maya, demikian nama aliasnya. Dalam film Zero Dark Thirty, sebuah film yang mengangkat kisah nyata perburuan Osama, Maya digambarkan sebagai seorang karyawan CIA yang gigih dan teliti. Dialah yang berhasil melacak Osama sampai ke tempat persembunyiannya.

Di kehidupan nyata, tidak seorangpun tahu identitas dan jabatannya di CIA yang sesungguhnya. Baru-baru ini saja, bersamaan dengan laporan Senat soal penyiksaan brutal yang dilakukan CIA terhadap tawanan teroris, terungkap jelas soal siapa sebenarnya perempuan ini.

Di dalam film, Maya adalah potret pakar al-Qaeda yang selalu teliti dan memberikan informasi akurat. Sebaliknya, dalam kehidupan nyata, Maya kerap melakukan kesalahan, bahkan dituduh membuat laporan yang menyesatkan kongres.

Menurut Jane Mayer, penulis buku tentang praktik interogasi CIA, Maya pernah mengesampingkan laporan bawahannya soal dua orang mencurigakan yang masuk Amerika Serikat. Belakangan, ternyata kedua orang itu ambil bagian dalam penyerangan ke menara kembar WTC tanggal 11 September 2001.

"Ia (Maya) melakukan blunder ketika CIA mendapat informasi yang kemungkinan besar bisa mencegah terjadinya serangan 9/11 (serangan teroris 11 September 2001)," kata Jane Mayer.

Selain itu menurut Mayer, Maya terlibat dalam sesi penyiksaan tawanan terduga teroris. Namun, ia salah menginterpretasi informasi intelijen, memicu pengejaran sia-sia CIA ke sebuah tempat di negara bagian Montana, AS, yang diduga tempat persembunyian sekelompok kecil anggota al-Qaeda. Lebih parahnya, Maya mengatakan kepada Kongres AS bahwa metode penyiksaan itu berhasil dengan baik.

Menyusul laporan Senat yang menyudutkannya, perempuan berusia 49 tahun itu dikabarkan naik pitam. Beberapa mitranya di CIA memuji kualitas Maya sebagai analis. Perempuan yang belakangan mendapat julukan media "The Queen of Torture" alias Ratu Penyiksa itu dianggap yang paling tahu soal al-Qaeda. Namun, ada pula mantan pegawai CIA yang tidak sepakat dan menyarankan dirinya ditangkap dan diadili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI