Romahurmuziy Bantah Ada Pemecatan, Kubu Djan Faridz Geram

Arsito Hidayatullah

Senin, 05 Januari 2015 | 04:17 WIB
Romahurmuziy Bantah Ada Pemecatan, Kubu Djan Faridz Geram
Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, saat dijaga personel polisi. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP PPP Fernita Darwis menanggapi bantahan kubu Romahurmuziy soal pemecatan terhadap sejumlah DPW dan DPC PPP, terkait konflik internal di partai berlambang Kabah itu, beberapa waktu lalu.

"PPP yang dipimpin Ketua Umum Djan Faridz hasil Muktamar VIII Jakarta, merasa geram atas pengakuan kubu Romahurmuziy yang mengaku tidak pernah melakukan pemecatan terhadap beberapa DPW dan DPC PPP," ungkap Fernita, melalui keterangan tertulisnya, yang diterima Senin (5/12/2015) dini hari.

Sebelumnya, PPP kubu Romahurmuziy menyatakan tidak pernah memecat pengurus PPP dari kubu Djan Faridz. Terhadap bantahan itu, Fernita menegaskan bahwa pihaknya memegang bukti-bukti jika Romahurmuziy dan loyalisnya telah melakukan pemecatan kepada kader-kader PPP di beberapa DPW dan DPC PPP.

"Saya punya semua SK pemecatan yang dilakukan Romahurmuziy terhadap kader-kader PPP di beberapa DPW dan DPC," ujar Fernita.

Disebutkan, beberapa kader PPP pimpinan Djan Faridz yang dipecat, antara lain adalah Haji Lulung (Ketua DPW DKI Jakarta), Teuku Faisal (Ketua DPW Aceh), Ibnu Hajar (Ketua DPW Sumsel), Iman Santoso (Ketua DPW Lampung), Nurhasanah (Ketua DPW Kalteng), Jafar Alkatiri (Ketua DPW Sulut), Syukur Dapubeang (Sekretaris DPW NTT), serta beberapa Wakil Ketua/Sekretaris DPW lainnya. Selain itu, beberapa pengurus DPC tingkat kabupaten/kota di beberapa provinsi juga disebut telah dipecat.

"Silakan tanyakan kepada mereka yang dipecat oleh Romahurmuziy tentang SK pemecatan itu. Kalau mau bukti di DPP, silakan datang ke kami. Mau bukti yang mana, kami simpan semuanya. Ada satu bundel arsip SK pemecatannya," jelas Fernita lagi, sambil meminta kubu Romahurmuziy tidak lagi melakukan propaganda dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tak sesuai fakta.

Seperti diketahui, saat ini PPP yang masih terpecah menjadi dua kubu, tengah mencari jalan keluar perdamaian atau melalui islah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui ketua umumnya Din Syamsuddin, sebelumnya menyatakan bersedia menjadi penengah dalam perdamaian internal PPP tersebut. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Andi Ghalib Jadi Mediator Konflik PPP

Andi Ghalib Jadi Mediator Konflik PPP

News | Senin, 15 Desember 2014 | 16:25 WIB

Angel Lelga: PPP itu Partai Islam yang Bermartabat

Angel Lelga: PPP itu Partai Islam yang Bermartabat

wawancara | Sabtu, 13 Desember 2014 | 09:14 WIB

Terkini

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×