Angel Lelga: PPP itu Partai Islam yang Bermartabat

Doddy Rosadi, Yazir Farouk

Sabtu, 13 Desember 2014 | 09:14 WIB
Angel Lelga: PPP itu Partai Islam yang Bermartabat
Angel Lelga. [Suara.com/Yazir Farouk]

Suara.com - Gagal terpilih sebagai wakil rakyat di ajang Pemilihan Legislatif April lalu, karir politik artis Angel Lelga justru makin mengkilap. Baru-baru ini, dia ditasbihkan menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunann (PPP) kubu Djan Faridz.

Banyak yang mencibir keputusan mantan istri siri Raja Dangdut Rhoma Irama ini terjun ke pentas politik. Tanpa bekal pengalaman dan latar belakang politik, publik pesimis Angel mampu bertengger lama di partai berlambang Ka'bah itu. Namun, seiring berjalan waktu, dia mampu menjawab keraguan publik, malah dipercaya memangku jabatan penting di partainya.

Tugas yang diemban Angel tergolong berat. Pasalnya, saat ini partai tempatnya bernaung tengah dilanda huru-hara setelah terbelah menjadi dua kubu. Seperti apa tanggapan Angel menjawab kisruh di tubuh partainya? simak wawancara khusus Suara.com bersama Angel Elga di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.

Karier politik kamu semakin melejit setelah terpilih menjadi Wasekjen PPP kubu Djan Farizd. Dari mana kamu belajar berpolitik?

Belajar dari cacian orang dulu. Diisengin orang itu bikin mental saya kuat. Saya mengalir saja. Apalagi di partai saya kan banyak senior-senior yang kasih bimbingan dan pandangan buat saya.

Apakah kamu sempat menyangka bakal memangku jabatan penting di partai?

Sebetulnya saya sudah mulai agak curiga setelah saya tidak terpilih pada Pileg April kemarin. Meski nggak kepilih, Partai melibatkan saya terus dalam kegiatan.

Bagaimana perasaan kamu setelah dipilih jadi Wasekjen?

Sakitnya tuh di sini, hehehe. Saya rasa, ini beban yang harus saya pegang. Ini kan ada masalah (PPP terpecah). Tapi saya harus bekerja keras, nggak boleh terlalu berpikir ke mana-mana.

Bagaimana kamu menyikapi perpecahan di tubuh PPP?

Buat saya gini. Untuk mencapai satu titik, perbedaan itu biasa. Makanya kadang-kadang ada perbedaan, gontok-gontokan. Kalau saya pribadi ya itu biasa lah, apalagi dalam mengambil sebuah keputusan, itu biasa.

Menurut kamu, kira-kira kubu mana yang bakal keluar sebagai pemenang dan disahkan secara hukum?

Kita lihat saja hasilnya seperti apa nanti. Yang jelas buat saya hal itu biasa saja, namanya ingin mencapai satu titik.

Dengan kondisi sekarang, menurut kamu bagaimana dengan masa depan partai?

Saya harap kedua belah pihak ini bisa melihat bahwa partai ini lambangnya Ka'bah, bisa dikembalikan lagi bahwa jangan sampai untuk kepentingan pribadi, lalu Ka'bah ini ditinggalkan. Jadi buat saya, karena saya seorang mualaf dan saya ada di kubu Djan Faridz, saya tetap berharap PPP ini partai yang Islamnya punya moral dan martabat.

Dengan posisi sebagai Wasekjen, apa yang akan kamu lakukan menyikapi adanya dua kubu di tubuh PPP? Apakah kamu menginginkan adanya islah dengan kubu Romahurmuziy?

Apa yang saya lakukan? Ya setelah pelantikan. Jadi diliat saja nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Tegaskan Siap Dukung Perppu Pilkada

PPP Tegaskan Siap Dukung Perppu Pilkada

News | Jum'at, 12 Desember 2014 | 19:05 WIB

Djan Faridz: Non-Blok Bukan Berarti Tidak Berpendirian

Djan Faridz: Non-Blok Bukan Berarti Tidak Berpendirian

News | Jum'at, 12 Desember 2014 | 18:59 WIB

Kubu Djan Faridz Laporkan Romi ke Mabes Polri

Kubu Djan Faridz Laporkan Romi ke Mabes Polri

News | Rabu, 03 Desember 2014 | 17:16 WIB

Romy: Kader PPP Wajib Ikut Putusan Menkumham

Romy: Kader PPP Wajib Ikut Putusan Menkumham

News | Sabtu, 15 November 2014 | 15:23 WIB

Terkini

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

×