Menagih Janji Jokowi untuk Selesaikan Masalah Banjir di Jakarta

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2015 | 12:12 WIB
Menagih Janji Jokowi untuk Selesaikan Masalah Banjir di Jakarta
Foto Joko Widodo ketika masih menjadi Gubernur Jakarta. Ia tengah blusukan di Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin (24/2). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Ibu Kota Jakarta dikepung banjir setelah hujan mengguyur tiga hari berturut-turut. Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun menagih janji Presiden Joko Widodo sewaktu masih menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk menyelesaikan banjir di Jakarta.

"Ya ini kan salah satu janji Presiden untuk menangani. Kita tahu ini kan tidak mudah, tapi dulu bilang kalau Gubernur jadi Presiden akan mudah melakukan koordinasi," kata Fadli di DPR, Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan banjir yang terjadi di berbagai wilayah di Ibu Kota telah menggangu aktivitas warga serta gerak ekonomi.

"Semua terganggu, rakyat juga terganggu, ekonomi juga," kata dia.

Fadli meminta agar pemerintah tidak selalu menyalahkan cuaca dan lingkungan di daerah lain atas banjir di Jakarta. Menurut dia, banjir ini juga dipicu oleh tata kelola kota yang tidak baik.

"Kalau cuaca kan unpredictable tidak bisa disalahkan. Tapi lihat, Jakarta sendiri ruang penyerapan rendah. Kita lihat bangunan apartemen mal. Malnya lebih dari seratus, sudah menyedot air tanah kemudian tidak ada penyerapan," katanya. "Coba dong, tegakkan hukum, berikan ruang penyerapan dan jangan salahkan daerah lain."

Ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Jokowi pernah mengatakan bahwa masalah kemacetan dan banjir di Ibu Kota akan lebih mudah diatasi bila dia menjadi Presiden. Sebab, Kepala Negara akan mudah mengkoordinasikan para kepala daerah di kawasan Jabodetabek untuk mengatasi masalah ini bersama-sama.

"Seharusnya lebih mudah (menyelesaikannya). Karena kebijakan transportasi harusnya tidak hanya Jakarta, tapi Jabodetabek. Itu seperti mengatasi banjir. Banjir tidak hanya masalah Jakarta. Karena 90 persen air yang menggenang di Jakarta itu berasal dari atas (Bogor). Semua pengelolaan 13 sungai besar yang di Jakarta juga semuanya kewenangan pemerintah pusat," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin 24 Maret 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Banjir, Rezeki Nomplok Buat Bengkel Dadakan

Jakarta Banjir, Rezeki Nomplok Buat Bengkel Dadakan

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:52 WIB

Jalur Tergenang, Lima Koridor Transjakarta Tak Beroperasi

Jalur Tergenang, Lima Koridor Transjakarta Tak Beroperasi

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:49 WIB

Ahok Minta Lurah dan Camat Siapkan Kebutuhan Logistik Pengungsi

Ahok Minta Lurah dan Camat Siapkan Kebutuhan Logistik Pengungsi

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:26 WIB

Kawasan Banjir di Jakarta Terus Bertambah

Kawasan Banjir di Jakarta Terus Bertambah

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:19 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB