Status Tersangka BG Tak Sah, Polisi Cukur Botak

Pebriansyah Ariefana, Nur Ichsan

Senin, 16 Februari 2015 | 11:57 WIB
Status Tersangka BG Tak Sah, Polisi Cukur Botak
Pendemo mencukur botak rambutnya. (suara.com/Nur Ichsan)

Suara.com - Personel kepolisian yang berjaga di Siang Praperadilan Calon Kapolri Budi Gunawan di Pengadilan Negara Jakarta Selatan, Senin (16/2/2015), memangkas rambutnya sampai botak. Mereka bersyukur penetapan tersangka korupsi calon bos-nya dinyatakan tidak sah.

Pantauan suara.com, ada lebih dari 3 personil yang mencukur rambutnya. Tidak hanya personil kepolisian, beberapa pengunjuk rasa pun cukur rambut.

Para pengunjuk rasa dan personil tidak henti-hentinya mengumandangkan takbir serta shalawat.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka dugaan kasus gratifikasi sehari menjelang pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan calon tunggal Kapolri di Komisi III DPR RI.

Jenderal polisi bintang tiga itu dipilih Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Kapolri Jenderal Sutarman. Tidak terima dengan penetapan tersangka, Budi pun menggugat keputusan KPK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Hakim Sarpin Rizaldi mengabulkan sebagian gugatan praperadilan atas penetapan tersangka Budi Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (16/2/2015).

"Mengabulkan permohonan pemohon (Budi) untuk sebagian dan menolak untuk selebihnya," kata Sarpin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim Sarpin juga mengatakan menolak seluruh eksepsi tim hukum KPK yang diajukan di sidang praperadilan. "Menyatakan penetapan tersangka oleh termohon (KPK) terhadap pemohon (Budi) adalah tidak sah," kata Sarpin.

Hakim juga menyatakan segala putusan yang dikeluarkan oleh KPK berkaitan dengan proses penetapan Budi menjadi tersangka tidak sah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komunitas Gowes Jember Datangi KPK Beri Dukungan Moral

Komunitas Gowes Jember Datangi KPK Beri Dukungan Moral

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:56 WIB

Pengadilan Menangkan Gugatan BG, Mubarok: Ini akan Blunder

Pengadilan Menangkan Gugatan BG, Mubarok: Ini akan Blunder

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:38 WIB

Makna Tarian Papua di Balik Sidang Praperadilan

Makna Tarian Papua di Balik Sidang Praperadilan

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:28 WIB

Budi Gunawan Menang, Polisi 'Berpesta'

Budi Gunawan Menang, Polisi 'Berpesta'

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:13 WIB

PDI Perjuangan Minta Jokowi Lantik BG Jadi Kapolri Hari ini

PDI Perjuangan Minta Jokowi Lantik BG Jadi Kapolri Hari ini

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:12 WIB

KPK Masih Bisa Keluarkan Sprindik Lagi untuk Budi Gunawan

KPK Masih Bisa Keluarkan Sprindik Lagi untuk Budi Gunawan

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:01 WIB

Mendagri Tjahjo Siap Bicara 'Skandal Samad-PDIP' di DPR

Mendagri Tjahjo Siap Bicara 'Skandal Samad-PDIP' di DPR

News | Senin, 16 Februari 2015 | 10:41 WIB

PN Jaksel Nyatakan Penetapan TSK Budi Gunawan Tidak Sah

PN Jaksel Nyatakan Penetapan TSK Budi Gunawan Tidak Sah

News | Senin, 16 Februari 2015 | 10:30 WIB

Putusan Praperadilan BG, 1.000 Polisi Akan Bertindak Tegas

Putusan Praperadilan BG, 1.000 Polisi Akan Bertindak Tegas

News | Senin, 16 Februari 2015 | 10:28 WIB

Kasus 'Skandal Samad-PDIP', Hendropriyono Tak Penuhi Undangan DPR

Kasus 'Skandal Samad-PDIP', Hendropriyono Tak Penuhi Undangan DPR

News | Senin, 16 Februari 2015 | 10:13 WIB

Terkini

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

×