Narkoba Masuk Kampung-kampung, Menteri Desa Geram

Siswanto

Minggu, 22 Februari 2015 | 12:07 WIB
Narkoba Masuk Kampung-kampung, Menteri Desa Geram

Suara.com - Ancaman narkoba yang sebelumnya lebih banyak beredar dan dikonsumsi kalangan masyarakat di perkotaan, belakangan terungkap mulai masuk ke pelosok desa. Hal ini membuat geram Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar.

Menurutnya, hal itu bisa menggagalkan terwujudnya Nawa Cita Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla yang ketiga yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Saya sebagai Menteri yang mengurusi desa menyerukan desa perangi narkoba, ayo jangan lengah, aparat desa bersama seluruh tokoh desa termasuk ulama, santri, ibu-ibu, pemuda, dan pelajar harus bersatu padu memerangi narkoba, mencegah narkoba masuk ke dalam kehidupan masyarakat desa” kata Menteri Marwan dalam pernyataan pers, Minggu (22/2/2015).

Yang lebih mengerikan lagi, lanjut Marwan, banyak sekali ditemukan fakta di desa-desa saat ini mulai dari kaum tani hingga tukang kayu, kuli batu, dan anak usia remaja yang ekonomi keluarganya pas-pasan, mulai belajar mengonsumsi narkoba.

"Jelas masuknya narkoba ke desa-desa telah menjadi ancaman serius terhadap tatanan kehidupan desa yang religius, harmonis, santun, kekeluargaan, dengan kearifan lokal dan adat budaya khas desa yang telah mampu melestarikan eksistensi dan jati diri desa hingga sekarang ini, karena itu harus terus kita perangi sampai ke akar-akarnya," kata Menteri Marwan.

Karena itu, Marwan mengimbau kepada para kepala desa untuk membentuk Tim Anti Narkoba. Dengan adanya tim itu diharapkan upaya desa memerangi narkoba bisa lebih nyata dan berdayaguna. Tim diisi oleh aparat desa dan tokoh-tokoh agama, guru, buruh, santri, pemuda, perempuan, pelajar, pengusaha, dan elemen masyarakat desa lainnya, dilengkapi dengan aparat penegak hukum setempat sebagai pembinanya.

"Tim Desa Anti Narkoba yang diisi seluruh elemen masyarakat desa bersama aparat penegak hukum ini menunjukkan desa bersatu padu kompak siap memerangi narkoba, jadi Ini adalah warning bagi para bandar dan pengedar narkoba untuk menjauh sejauh-jauhnya dari desa, secepatnya insyaf tinggalkan narkoba kembali ke jalan yang benar," kata Menteri Marwan.

Tim inilah yang akan membuat dan melaksanakan berbagai program pencegahan narkoba. Di antaranya pengadaan Posko Desa Anti Narkoba sebagai pusat koordinasi, konsultasi, advokasi, pengawasan, pemantauan, penelusuran, hingga penindakan bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Kegiatannya seperti penyuluhan bahaya narkoba, pembuatan dan penyebaran buku saku, buletin, pamflet, majalah dinding, dan kegiatan cegah narkoba lainnya.

"Banyak tradisi desa yang bisa menjadi sarana membentengi desa dari ancaman narkoba, seperti tradisi yasinan, tahlilan, istighotsah, pengajian, dan kegiatan tradisional lainnya yang menghadirkan banyak warga desa, bisa dioptimalkan menjadi media penyuluhan bahaya narkoba dan cara pencegahannya dengan melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat desa," kata Menteri Marwan.

Selain tradisi desa di atas, penyuluhan dan seruan cegah narkoba juga bisa dilakukan melalui kegiatan hiburan, seperti show musik kasidah, pop, dangdut, campursari, ludruk, ketoprak, tarling, jaipong, wayang, lawak, dan sebagainya. Demikian pula kegiatan arisan, hajatan, dan kegiatan olahraga desa seperti kompetisi sepakbola, futsal, bulutangkis, bola volley, dan sebagainya.

"Saya sebagai anak desa, anak bangsa, tidak rela negeri kita berantakan gara-gara narkoba, ayo seluruh anak bangsa selamatkan negeri tercinta dari cengkeraman narkoba, ayo kita wujudkan Indonesia yang sehat, cerdas, inovatif, maju dan sejahtera," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBNU Minta Pemerintah Tak Surut Oleh Tekanan Australia dan Brasil

PBNU Minta Pemerintah Tak Surut Oleh Tekanan Australia dan Brasil

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 18:51 WIB

Terkini

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:58 WIB

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:57 WIB

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:55 WIB

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:54 WIB

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

×