Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera

Ruben Setiawan

Minggu, 22 Februari 2015 | 13:05 WIB
Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera
Seorang pekerja mengangkat puing pesawat MAS MH17 dari lokasi di Grabovo, Ukraina, (22/2). (Reuters/Maxim Shemetov)

Suara.com - Tim penyidik yang melakukan investigasi atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 17 Juli 2014 silam mendapati temuan baru. Temuan itu berupa video rekaman yang memperlihatkan sejumlah anggota pemberontak pro-Rusia menyisir puing-puing pesawat dan barang-barang penumpang.

Video berdurasi 23 menit itu awalnya beredar di kalangan pemberontak di Donetsk, Ukrania. Namun, salah satunya berhasil didapatkan oleh tim penyidik.

Dalam video tersebut, pesawat Boeing rute Amsterdam-Kuala Lumpur yang mengangkut 298 orang, di mana 12 diantaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) sudah hancur berkeping-keping. Api terlihat di mana-mana. Video tersebut diduga direkam dengan menggunakan kamera ponsel.

Terlihat rekan-rekan dari si perekam kegirangan atas jatuhnya pesawat tersebut. Mereka mengira pesawat yang jatuh tersebut adalah Antonov, pesawat pengangkut milik Ukraina.

Namun, setelah mereka melihat logo Malaysia Airlines di mana-mana, orang-orang yang mengenakan pakaian militer tak seragam itu menyadari bahwa pesawat tersebut bukan pesawat militer. Kemudian, mereka memeriksa barang bawaan penumpang. Di satu bagian video, terlihat pula salah satu pemberontak mengenakan kartu identitas kru terbang, sembari terus memeriksa tas demi tas.

Rekaman ini sangat bertentangan dengan klaim para pemberontak sebelumnya yang mengatakan bahwa lokasi jatuhnya pesawat diperlakukan dengan hormat. Mereka mengaku tidak menyentuh tas sama sekali.

Hingga saat ini, tim penyidik dari Belanda dan Australia masih enggan berkomentar tentang investigasi yang mereka lakukan. Kini, tim masih berupaya merekonstruksi badan pesawat. Rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui apa penyebab jatuhnya pesawat. Sebelumnya, para ahli menduga, pesawat dihantam oleh "benda berenergi tinggi" yang diperkirakan sebuah rudal darat ke udara. (News.com.au)

BERITA LAIN YANG SAYANG UNTUK DILEWATKAN:

Korban ISIS Begitu Tenang Sebelum Dipenggal, Ini Sebabnya

Terungkap, Tempat Pindah Para PSK Dolly yang Digusur

Sebut Ahok "Goblok". Prabowo Siap Dimintai Keterangan Polisi

Hantu Bocah Menampakkan Diri Setelah 100 Tahun Meninggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Terkini

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB