Surat Terbuka Aktivis Antikorupsi kepada Pimpinan KPK

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2015 | 12:52 WIB
Surat Terbuka Aktivis Antikorupsi kepada Pimpinan KPK
Presiden Joko Widodo bersama Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Plt. Ketua KPK Taufiequrachman Ruki [Setpres/Intan]

Suara.com - Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan penyidikan kasus dugaan korupsi Budi Gunawan kepada Kejaksaan Agung memuncul kekecewaan mendalam. Pernyataan Plt Ketua KPK Taufiquerahman Ruki yang mengatakan KPK telah kalah semakin menohok hati para pegiat antikorupsi.

Satu per satu komentar pedas dilayangkan kepada KPK. Bahkan, pegawai KPK pun ikut melakukan protes atas keputusan pimpinan untuk menyerahkan kasus Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung.

Aktivis antikorupsi Ulin Yusron juga angkat bicara. Dalam surat terbukanya, Ulin merasa sedih melihat tingkah pemimpin KPK yang tidak bisa lagi bersuara dengan lantang.

Inilah surat terbuka kepada pimpinan KPK dan juga pimpinan negeri ini dari aktivis antikorupsi Ulin Yusron:

Bapak-bapak Pimpinan KPK, juga bapak pemimpin negeri ini. Sahaya bukan pesohor pembuat berita. Bukan selebriti layar kaca, juga bukan artis layar perak. Sahaya warga biasa, yang hidup bagai mengadu nasib.
Sahaya warga biasa yang ingin melihat negeri ini dikelola secara benar. Ingin sekali untuk pertama dan terakhir negara ini menghukum orang yang salah secara benar. Ingin sekali menjadi saksi penguasa negeri ini menegakkan bahwa yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

Tapi makin ke sini kekuasaan yang kami bantu tegakkan mengalahkan kelaliman itu, justru tak berdaya menghadapi maling-maling.

Bapak-bapak pasti tidak tahu siapa sahaya. Meski tidak dibayar sahaya ikut menyumbang batu saat rumah KPK hendak dirobohkan oleh para buaya. Sahaya tinggalkan segala urusan demi menbentengi penjahat yang ingin menyiduk pegawai KPK. Dan yang terakhir kaki kananku masih cacat hingga kini karena kejatuhan tubuh pendukung KPK yang terlalu semangat dengan melompat pembatas yang tanpa sadar menimpa kakiku. Bukan hanya sahaya, ada banyak orang biasa yang secara tulus membela KPK tanpa pamrih.

Menjadi penyokong bapak yang paling setia. Dalam kepapaan hidup hanya ketulusan dan keberanian yang hendak sahaya dan kami wakafkan untuk kebaikan negeri ini. Sebuah pesta telah kami laksanakan. Sayur, ikan, nasi, buah paling segar telah kami hidangkan untuk kalian santap. Tiada harapan kecuali kalian bapak-bapak penguasa menjadi lebih bertenaga dalam memimpin.

Tapi kalian tak pernah berempati pada ketulusan mereka. Kalian anggap kami angin lalu. Baiklah jika kami adalah angin, suatu saat kelak kami akan datang menjadi badai yang akan melumat kalian.

Ya, sahaya tak akan minta ganti rugi atas segala kesakitan ini. Sahaya masih bisa tegak berdiri menantang hari. Semangat sahaya masih kuat menopang tubuh ringkih ini. Bila dibandingkan kawan lain yang nasibnya tak jelas karena diculik, dibanding keluarga orang hilang yang jadi gila karena menanti anak, suaminya yang tak kunjung kembali, dibanding keluarga korban pembantaian politik, nasib sahaya masih lebih bagus daripada mereka.

Tapi melihat kepongahan bapak-bapak pimpinan KPK hari ini sahaya merasa sedih. Bapak-bapak pemegang kekuasaan negeri ini tiba-tiba loyo, tidak ada keberanian sama sekali. Bahkan untuk berteriak lantang pun kalian sudah kehabisan kata. Suara kalian sumbang.

Sesekali dengarkanlah pernyataan-pernyataan yang sudah kalian keluarkan dan cobalah berdialog dengan nurani kalian sendiri. Niscaya kalian akan temukan tubuh bernyawa tapi tak punya hati, tak punya mata, tak punya telinga. Hanya seonggok daging yang berkata tanpa makna.

Apakah ini karena usia yang makin menua? Jika lantaran karena usia kalian takut melawan para maling itu seharusnya bapak membaca sejarah para pendahulu kita. Mereka para pendahulu kita gagah, garang, gegap gempita menyatakan kemerdekaan dari penjajahan, meski tangan kaki sudah dibuntungi.

Sisa hidup yang sia-sia. Hidup yang nista ketika memihak pada keburukan. Hidup yang singkat ini tak kalian gunakan dengan sebaik-baiknya, memperbaiki catatan kelam dan menggantikannya dengan catatan emas.

Seharusnya bapak-bapak banyak bercermin di usia yang kian renta. Tidakkah malu menorehkan lembaran hitam di sisa usia. Semestinya kalian ganti dengan laku baik, agar sejarah mencatat kalian adalah orang baik, pemberani.

Sahaya kecewa, sahaya marah bukan kepalang. Kalian yang pernah sahaya banggakan ternyata dusta, khianat dan pembohong besar.

Ingin sekali sahaya teriak letih, sahaya lemah tak berdaya. Tapi teringat, bila sahaya yang kuat dan tangguh ini pun menyerah pada keadaan, bagaimana dengan mereka yang lama hidup menderita.

Ingin sekali sahaya teriak "izinkan sahaya istirahat sejenak dengan tidak membuat gaduh. Biar sejenak sahaya menikmati hidup dalam kegembiraan". Seteguk keriaan yang tak pernah sahaya cecap sejak tirani jatuh.

Bapak-bapak pemilik kekuasaan negeri ini, tidakkah hati kalian tergerak melihat kerusakan hukum. Melihat begitu banyak orang tak salah dihukum, sementara tersangka tertawa dan menghirup udara bebas.

Kekuasaan yang kini kalian dekap adalah titipan. Kelak suatu saat kekuasaan itu akan raib dan kalian akan menjadi tuna kuasa. Pada saat seperti itu kalian akan kami mintai pertanggungjawaban. Jangan pura-pura tidak tahu. Kami akan memburumu kemanapun kalian menghindar.

Kepercayaan kami telah kalian sia-siakan. Sebelum zaman berakhir, sebelum nyawa meregang, sebelum sakit merajam tanpa satupun sanak membezuk, sebelum kekayaan berubah jadi pailit, sahaya mengajak kalian kembali ke jalan yang benar. Jalan yang diwariskan orang-orang baik terdahulu. Kelak hukum waktu akan menunjukkan kuasanya. Kelak keadilan sosial akan menemukan jalannya. Sebelum kalian dilindas, marilah kembali ke jalan yang benar.

Semoga kita teguh, kukuh di jalan kebenaran. Ijinkan sahaya mengaku malam ini letih sekali, tapi sahaya percaya fajar jingga akan memberi kekuatan kembali. Saat senja merah mulai letih, fajar jingga menggantikannya. Demikian pula sebaliknya. Itulah hidup kami..

Jakarta, 03 Maret 2015
Sahaya
@ulinyusron

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pegawai KPK Tantang Ruki Dkk Jelaskan Strategi Berantas Korupsi

Pegawai KPK Tantang Ruki Dkk Jelaskan Strategi Berantas Korupsi

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 12:30 WIB

Tempo dan Warta Kota Dipolisikan, Polri Harus Hormati UU Pers

Tempo dan Warta Kota Dipolisikan, Polri Harus Hormati UU Pers

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 11:50 WIB

Didemo Pegawai KPK karena Limpahkan Kasus BG, Ruki Terharu

Didemo Pegawai KPK karena Limpahkan Kasus BG, Ruki Terharu

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 11:18 WIB

Kasus BG Dilimpahkan ke Kejagung, Pegawai KPK Demo

Kasus BG Dilimpahkan ke Kejagung, Pegawai KPK Demo

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 11:02 WIB

Diam-diam, Budi Gunawan Hadiri Rapim TNI/Polri yang Dibuka Jokowi

Diam-diam, Budi Gunawan Hadiri Rapim TNI/Polri yang Dibuka Jokowi

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 10:26 WIB

YLBHI: Kasus Korupsi Budi Gunawan Berpotensi Di-SP3

YLBHI: Kasus Korupsi Budi Gunawan Berpotensi Di-SP3

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 07:12 WIB

19 Pertanyaan KY ke KPK Soal Dampak Putusan Praperadilan

19 Pertanyaan KY ke KPK Soal Dampak Putusan Praperadilan

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 05:30 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB