Kesepakatan Nuklir dengan Iran, Obama Cari Dukungan Rakyat

Angelina Donna | Suara.com

Minggu, 05 April 2015 | 09:10 WIB
Kesepakatan Nuklir dengan Iran, Obama Cari Dukungan Rakyat
Presiden AS Barack Obama. (Antara/Reuters/Kevin Lamarque)

Suara.com - Presiden AS Barack Obama pada Sabtu (4/4/2015) mengharapkan dukungan masyarakat bagi dilanjutkannya pembicaraan nuklir dengan Iran untuk dicapainya kesepakatan akhir.

Di dalam pidatonya melalui radio dan pesan daring, Obama menggambarkan kesepakatan sementara itu kesepakatan "yang bagus" yang memenuhi "sasaran inti" AS dan memotong "setiap jalur yang dapat membawa ke pembuatan senjata nuklir".

Kesepakatan awal itu dicapai pada Kamis (2/4/2015), setelah delapan hari perundingan intensif antara menteri luar negeri Iran dan timpalannya dari Amerika, Serikat, Inggris, Prancis, Tiongkok, Rusia ditambah Jerman di Kota Lausanne, Swiss.

Kesepakatan tersebut menetapkan batas mengenai kegiatan nuklir Iran sehingga Teheran memerlukan waktu sedikitnya satu tahun untuk memproduksi cukup banyak fisil guna membuat senjata nuklir, dan memungkinkan pemeriksaan rutin atas instalasi di dalam Republik Islam tersebut.

Sebagai imbalannya, AS dan Uni Eropa akan membekukan sanksi yang berkaitan dengan nuklir Teheran, melalui pencabutan semua resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB.

Iran dan enam negara besar dijadwakan bekerja lebih berat lagi selama tiga bulan ke depan guna menyusu kesepakatan kerangka kerja dengan perincian untuk mencapai kesepakatan akhir dan menyeluruh paling lambat sampai akhir Juni.

"Ini adalah kesepakatan jangka-panjng, dengan batas ketat mengenai program Iran selama lebih dari satu dasawarsa dan tindakan transparansi yang tak pernah ada sebelumnya yang akan berlangsung selama lebih dari 20 tahun," kata Obama.

Sementara AS dan Kuba berada di jalur bagi hubungan normal pada Desember, Obama memusatkan perhatiannya pada kesepakatan nuklir dengan Iran Iran sebagai warisan lain kebijakan luar negeri sebab ia akan meletakkan jabatannya pada Januari 2017.

Ia menghadapi para pengeritik di dalam dan luar negeri, yang mengatakan satu kesepakatan takkan menghalangi Iran membuat senjata nuklir tanpa seluruh perlucutan program nuklirnya, sasaran yang dikatakan oleh Pemerintah Obama sebagai tak mungkin.

Sebagian anggota parlemen AS sedang mengerjakan rancangan peraturan yang meminta kajian Kongres mengenai setiap kesepakatan dengan Iran dan mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih banyak atas Republik Islam tersebut, kalau pembicaraan gagal menghasilkan kesepakatan akhir pada akhir Juni.

Obama dan para pembantu seniornya mengulurkan tangan ke para pemimpin kongres serta pejabat Israel dan negara Teluk, yang mengkhawatirkan kesepakatan dengan Iran.

"Di sini, di Amerika Serikat, saya menduga perdebatan sengit terjadi," kata Obama dalam pidato mingguannya. "Kami akan terus memberi penjelasan penuh kepada anggota Kongres dan rakyat Amerika mengenai isi kesepakatan itu." Namun ia kembali menyatakan "kesepakatan jangka-panjang yang menyeluruh melalui perundingan" adalah pilihan terbaik untuk menangani masalah program nuklir Iran.

Dua pilihan lain yang kini tersedia --membom instalasi nuklir Iran atau meninggalkan perundingan dan memberlakukan sanksi lebih keras-- hanya akan memulai perang baru di Timur Tengah dan memungkinkan Iran membuat kemajuan lain dalam program nuklirnya, Obama menegaskan. (Xinhua/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

Sport | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:26 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB