Situasi Bahaya, 500 Mahasiswa RI di Yaman Belum Bisa Dievakuasi

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 05 April 2015 | 17:44 WIB
Situasi Bahaya, 500 Mahasiswa RI di Yaman Belum Bisa Dievakuasi
WNI di Yaman tiba di Bandara Soekarno-Hatta [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan sejauh ini pemerintah baru berhasil mengevakuasi 792 WNI dari Yaman yang sedang dilanda konflik bersenjata.

"Januari ada 332 WNI yang diselamatkan, kemudian Februari 148, sekarang 302 ada di Jisan dan akan dievakuasi ke Muscat. Total yang sudah dievakuasi (sejauh ini) 792 orang," kata Retno kepada wartawan di Common Lounge, Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Terminal 2, Cengkareng, Minggu (5/4/2015).

Tapi, masih banyak WNI yang berada di Yaman. Retno menambahkan pemerintah telah mengirimkan tim yang memiliki pengalaman di daerah konflik. Selain pandai berbahasa Arab, mereka juga jago bernegosiasi serta evakuasi warga.

"Tim (yang diturunkan) Kemenlu kita tentukan tim diplomat yang sudah memiliki kemampuan untuk evakuasi dan tim berbahasa Arab semua. (Tim kita) sudah bertemu dengan mahasiswa kita di sana. Untuk mengimbau teman-teman mahasiswa agar mau dievakuasi," kata Retno.

Retno kemudian mengungkapkan kendala yang dihadapi tim untuk memulangkan WNI dari Yaman.

"Ada 500 mahasiswa di Al-Musallah yang saat ini belum bisa (dievakuasi) tim kami, karena alasan keamanan. Tapi kita sudah komunikasi dengan pihak Al- Musallah untuk set up evakuasi," kata Retno.

"Jadi rencananya dari Karim akan ada 58 mahasiswa kita yang sudah siap dievakuasi, sedangkan di Al-Musallah ada sekitar 40-an yang akan dievakuasi," Retno menambahkan.

Retno juga mengatakan rute proses evakuasi. Evakuasi dari sebelah timur Yaman menggunakan jalur ke Selaka.

"Ini ada di timur Yaman maka jalurnya adalah ke Selaka. Kita punya tim kuat di sana dan diperkuat oleh tim deplu di Muscat," kata Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Paling Sengsara karena Perang di Yaman

Mereka Paling Sengsara karena Perang di Yaman

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:05 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×