Dosen Hukum Pembunuh Istri Itu Dikenal Sopan dan Rajin Salat

Arsito Hidayatullah

Rabu, 08 April 2015 | 16:28 WIB
Dosen Hukum Pembunuh Istri Itu Dikenal Sopan dan Rajin Salat
Ilustrasi pembunuhan. Boks: Ilmul Khaer. [Shutterstock/Academia.edu]

Suara.com - Siapa yang sebelumnya menyangka lelaki ini bisa melakukan pembunuhan keji terhadap istrinya sendiri? Buktinya, sejumlah teman semasa kuliah Ilmul Khaer alias IK (42 tahun), oknum dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar, yang menjadi tersangka pembunuhan istrinya Dewi Yulia Sartika atau DY (37), mengenalnya sebagai seseorang yang pendiam.

"Sekenal kami, IK sejak masa kuliah dulu termasuk pribadi yang tertutup. Dia pendiam dan tidak begitu banyak bergaul," ungkap Pebrinaldi, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Advokat (Peradi) Kota Padang, di Padang, sebagaimana dikutip Antara baru-baru ini.

Lebih jauh, menurut Pebrinaldi, sepengetahuan dirinya terhadap tersangka, IK yang diketahui tahun lalu baru saja lulus sidang promosi gelar doktor itu merupakan sosok yang baik dan sopan.

"Dia orang yang baik dan sopan, hanya saja pendiam. Dia juga taat menjalankan ibadah salat," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wilson Saputra. Menurutnya, teman masa kuliahnya tersebut diketahui tidak pernah melalaikan ibadah.

"Setahu saya, sejak mahasiswa dulu dia memang pendiam dan kurang bicara. Saya ingat dia juga rajin salat," tutur Wilson pula kepada Antara.

Seperti marak diberitakan, kasus dugaan pembunuhan itu terungkap saat ditemukannya DY dalam keadaan tak bernyawa lagi, meninggal dengan bekas luka tusukan, di dalam mobil Suzuki Katana di sebuah SPBU di Singkut, Jambi, pada Minggu (5/4/2015). Di lokasi itu juga kemudian sekaligus ditemukan tersangka IK yang berada di toilet SPBU.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian setempat, IK akhirnya mengakui telah menghabisi nyawa istrinya gara-gara merasa cemburu dan menganggap istrinya selingkuh. Kepada sejumlah media pula kemudian, IK mengaku menduga ada pria idaman lain (PIL) di kehidupan istrinya yang merupakan pegawai Bank BRI Cabang Padang dan kerap bekerja lembur hingga malam itu.

Kepala Satuan Reskrim (Kasat Reskrim) Polresta Padang, Kompol Franky M Mathan, mengatakan bahwa dalam kasus ini pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain yaitu satu unit Suzuki Katana yang merupakan kendaraan untuk membawa korban, tas korban, serta senjata tajam yang diduga kuat dijadikan alat pembunuhan.

Selain itu, menurut Franky, pihaknya juga telah memeriksa sebanyak empat saksi dalam kasus tersebut.

Mencoba Bunuh Diri, Dirawat di RS
Diberitakan pula, tersangka IK sendiri saat ini masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Padang. Dia dirawat terutama setelah mencoba melakukan bunuh diri dengan meminum racun serangga.

"Tersangka belum bisa diperiksa sekarang. Masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkap Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana, di Padang, Selasa (7/4), seperti dikutip Antara.

Wisnu mengatakan, perawatan tersebut terutama untuk membersihkan bagian dalam tubuh tersangka, pasca-percobaan bunuh diri yang dilakukannya dengan meminum obat nyamuk.

"Tersangka nekat meminum obat nyamuk. Jadi, saat ini (petugas medis) mencoba membersihkan sisa-sisa obat nyamuk yang ada di dalam tubuh tersangka," katanya.

Saat ditanya kapan tersangka akan dibawa ke Kantor Polresta Padang untuk dilakukan pemeriksaan, Wisnu mengaku belum dapat memastikan.

"Belum diperiksa hari ini, karena kondisi kesehatannya terganggu. Kapan pulihnya juga belum bisa dipastikan. Pemrosesan yang dilakukan baru penangkapan," jelasnya.

Tersangka sendiri diberitakan tiba di RS Bhayangkara setelah dijemput oleh anggota Polresta Padang dari Jambi. Saat tiba di RS, keluarga korban yang berada di sana berusaha melampiaskan emosi kepada tersangka, namun bisa diamankan oleh petugas. Jenazah korban sendiri tiba lebih awal di RS Bhayangkara, sebelum lantas dibawa ke rumah duka sekitar pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan polisi sejauh ini, diketahui IK menghabisi nyawa DY di rumah mereka, kawasan Jalan Koto Marapak, Olo Ladang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Sabtu (4/4) lalu. Usai menghabisi nyawa istrinya itu, IK lantas membawa jenazahnya menggunakan mobil, hingga sampai ke daerah Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Pembunuhan, Polisi Tangkap Anak Kandung Korban

Kasus Pembunuhan, Polisi Tangkap Anak Kandung Korban

News | Rabu, 08 April 2015 | 14:21 WIB

Keji, Kakek Berusia Seabad Habisi Istri dengan Sebilah Kapak

Keji, Kakek Berusia Seabad Habisi Istri dengan Sebilah Kapak

News | Selasa, 07 April 2015 | 12:53 WIB

Rampok Bunuh Kakek-Nenek Secara Sadis

Rampok Bunuh Kakek-Nenek Secara Sadis

News | Minggu, 29 Maret 2015 | 12:55 WIB

TNI Serahkan Pencarian Pembunuh Dua Intel Kodim ke Polisi

TNI Serahkan Pencarian Pembunuh Dua Intel Kodim ke Polisi

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 11:50 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×