Hasto Siap Jadi Sekjen, Tapi Jadi Ketua Ranting Pun Tak Masalah

Siswanto | Suara.com

Kamis, 09 April 2015 | 14:12 WIB
Hasto Siap Jadi Sekjen, Tapi Jadi Ketua Ranting Pun Tak Masalah
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri rayakan HUT PDI Perjuangan ke 42 di kantor DPP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Salah satu bahasan yang paling ditunggu-tunggu dalam Kongres PDI Perjuangan ke IV yang berlangsung di Sanur, Bali, 9 - 12 April 2015, adalah siapa wakil ketua umum dan dan sekretaris jenderal  partai untuk periode 2015 - 2020. Sebab, untuk posisi ketua umum sudah jelas, Megawati Soekarnoputri.

Beberapa nama mulai bermunculan di kalangan peserta kongres, salah satunya adalah Hasto Kristyanto yang saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas sekretaris jenderal.

Terkait dengan hal itu, kepada suara.com, Hasto mengatakan sebagai kader, ia siap ditempatkan di posisi apa saja di dalam organisasi.

"Ditugaskan sebagai ketua ranting pun, itu adalah kehormatan besar bagi saya," ujar Hasto, Kamis (9/4/2015).

Sementara itu, terkait dengan kriteria sekjen, Hasto mengatakan sekjen di periode 2015 - 2020 harus mampu menjadikan PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pemerintah dan membawa PDI Perjuangan ke roh kerakyatan.

Hasto sendiri enggan mengungkapkan yang paling potensial menduduki posisi strategis itu.

"Dalam pemerintahan yang situasinya liberal, hal itu harus diperhatikan. Soal siapa yang muncul dalam bursa Sekjen, akan terjawab nanti," kata dia.

Sementara itu, rapat paripurna I yang berlangsung mulai pukul 14.00 Wita akan mengesahkan tata tertib untuk menetapkan Megawati menjadi ketua umum.

Hasto mengatakan setelah Megawati disahkan, Megawati akan mengucapkan janji jabatan sekaligus memilih pengurus DPP periode 2015 - 2020.

"Penetapan Ibu Mega akan disahkan di tatib. Dan, yang pasti peserta kongres ini sudah kuorum karena lebih dari 2/3 peserta," ujar Hasto.

Agenda selanjutnya selepas istirahat, adalah rapat komisi. Rapat komisi dibagi menjadi tiga komisi.

Komisi yang pertama membahas internal partai, mulai sikap partai dan AD/ART serta program partai. Komisi yang kedua membahas tentang program pemerintah dan komisi yang ketiga membahas soal pelaksanaan pilkada serentak. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Minta Pemerintah Serius Tangani ISIS

Megawati Minta Pemerintah Serius Tangani ISIS

News | Kamis, 09 April 2015 | 13:34 WIB

Megawati Sentil Jokowi-JK di Kongres IV PDI Perjuangan

Megawati Sentil Jokowi-JK di Kongres IV PDI Perjuangan

News | Kamis, 09 April 2015 | 13:26 WIB

Ini Alasan PDI Perjuangan Pilih Bali Sebagai Tempat Kongres

Ini Alasan PDI Perjuangan Pilih Bali Sebagai Tempat Kongres

News | Kamis, 09 April 2015 | 12:15 WIB

Terkini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:17 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:06 WIB

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:05 WIB