Bahas Penyebaran Paham ISIS, JK Undang Ormas Islam dan MUI

Ruben Setiawan

Rabu, 15 April 2015 | 01:15 WIB
Bahas Penyebaran Paham ISIS, JK Undang Ormas Islam dan MUI
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Wahyu Putro)
Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (14/4/2015) malam mengundang sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam dan pimpinan Majelis Ulama Indonesia untuk membahas masalah yang dihadapi negara Islam, termasuk penyebaran paham radikalisme pembentukan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Kami baru saja mengadakan pertemuan dengan pimpinan majelis ulama dan ormas-ormas Islam, membicarakan masalah-masalah yang dihadapi dunia Islam dan juga efeknya kepada bangsa ini," kata Wapres Kalla di kediamannya di Jakarta, Selasa malam.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai upaya memperkuat benteng bangsa dalam menangkal penyebaran ideologi Islam radikal supaya tidak menggerogoti Indonesia.

Wapres mengatakan situasi di Indonesia hingga saat ini belum terpengaruh secara signifikan dengan penyebaran paham ISIS tersebut. Namun, masih diperlukan lagi penguatan nasionalisme untuk mencegah masuknya paham tersebut di kemudian hari.

"Kita bersyukur bahwa Indonesia tetap dalam suasana yang damai walaupun ada gejolak atau kemungkinan-kemungkinan risiko yang kita harus hadapi dan atasi baik sekarang atau di kemudian hari," jelasnya.

Oleh karena itu, salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menjaga stabilitas nasional dan memperkuat ideologi Islam yang baik di masyarakat.

"Kita harus menjaga situasi nasional karena paham-paham, baik di ISIS atau perang Yaman, itu radikal dan tentu ingin menghilangkan batas-batas negara kita," katanya.

Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Ketua Umum PP Muslimat NU Khafifah Indar Parawansa, Wakil Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua Umum PP Persis Maman Abdurrahman.

Kemudian Ketua Umum PB Al-Washliyah Yusnar Yusuf, Ketua Dewan Penasehat ICMI Jimly Asshiddiqie, Ketua Umum PB Persatuan Tarbiyah Islamiyah Basri Barmanda, Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Zainul Madjid, Ketua Umum PP Aisyiah Noorjanah Johantini, Sekjen Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruquthni, Ketua Umum PB Darud Dakwah Wal Irsyad Rusdy Ambo Dalle, serta Ketua GP Anshor Nusron Wahid. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Irak Minta Bantuan Lebih Banyak untuk Habisi ISIS

Irak Minta Bantuan Lebih Banyak untuk Habisi ISIS

News | Selasa, 14 April 2015 | 03:30 WIB

ISIS Ancam Serang Amerika Seperti Peristiwa 11 September

ISIS Ancam Serang Amerika Seperti Peristiwa 11 September

News | Selasa, 14 April 2015 | 06:37 WIB

ISIS Serang Kedubes Korea Selatan, Dua Orang Tewas

ISIS Serang Kedubes Korea Selatan, Dua Orang Tewas

News | Senin, 13 April 2015 | 04:30 WIB

Bocah 9 Tahun Hamil Diperkosa 10 Anggota ISIS

Bocah 9 Tahun Hamil Diperkosa 10 Anggota ISIS

News | Minggu, 12 April 2015 | 13:18 WIB

Fasilitator WNI ke Suriah Ditangkap Densus

Fasilitator WNI ke Suriah Ditangkap Densus

News | Sabtu, 11 April 2015 | 22:50 WIB

Militan ISIS Gunakan Kepala Manusia untuk Main Bola

Militan ISIS Gunakan Kepala Manusia untuk Main Bola

News | Sabtu, 11 April 2015 | 09:00 WIB

Twitter Hapus 10.000 Akun yang Berafiliasi ke ISIS

Twitter Hapus 10.000 Akun yang Berafiliasi ke ISIS

Tekno | Jum'at, 10 April 2015 | 14:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×