Tumpang Tindih Izin, Menteri Susi Khawatir ABK RI Jadi Budak

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 27 April 2015 | 19:42 WIB
Tumpang Tindih Izin, Menteri Susi Khawatir ABK RI Jadi Budak
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (1/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku, mengkhawatirkan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja untuk kapal-kapal asing dan akan bernasib sama dengan para ABK di kapal milik PT Pusaka Benjina Resources (PBR).

Pasalnya, hingga saat ini belum ada data pasti mengenai jumlah nelayan-nelayan atau pelaut asal Indonesia yang bekerja di kapal-kapal asing karena banyaknya surat kerja atau SIUP Agen yang saling tumpang tindih, sehingga sulit untuk memeberikan perlindungan.

“Ini karena adanya tumpang tindih paperwork, sertifikat nelayan atau SIUP agen yang dikeluarkan oleh beberapa pihak seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perhubungan,” kata Susi, Senin (27/4/2015).

Susi menceritakan, kasus ABK Indonesia yang meninggal di Korea beberapa waktu lalu. ABK tersebut tidak mendapatkan santunan kematian dengan alasan terpotong oleh biaya yang tidak jelas.

“Nah kita susah juga memberikan perlindungan untuk dia, karena kita tidak tahu data tentang ABK tersebut karena tidak terdaftar secara resmi. Kita tahunya sudah meninggal, mau bagaimana,” jelasnya.

Oleh karena itu, untuk mencegah ABK Indonesia menjadi budak di kapal-kapal asing, Susi meminta kepada Menteri Tenaga Kerja untuk membantu untuk segera menyelesaikan, mencari dan mendata para ABK Indonesia yang bekerja di kapal-kapal asing.

Hanif mengaku resah karena praktik perbudakan dan perdagangan manusia melalui kapal laut kerap terjadi akibat modus ilegar fishing.

“Supaya masalah Benjina ini tidak menimpa ABK kami akan melakukan pendataan ada berapa jumlah ABK Indonesia yang bekerja di kapal asing. Perkiraan saat ini ada 210 ribu ABK kami belum tahu kondisi mereka bagaimana, keluhannya gimana karena tumpang tindih data-data ini,” pungkasnya.

Menurut Susi, kapal-kapal ikan asing merupakan kapal yang ukurannya tidak kecil. Dirinya becermin dari kasus penyelamatan ABK Vietnam yang ada sekitar 1982 kapal dengan ukuran sekitar 50 GT dan jumlah ABK-nya ada 13.000-an.

"Kita tidak tahu mulainya dari mana tidak tahu. Ini yang membuat saya pribadi sangat khawatir, deeply concern," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:50 WIB

Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?

Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 15:07 WIB

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:22 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total

Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 11:15 WIB

Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju

Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju

Tekno | Jum'at, 14 November 2025 | 16:10 WIB

Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham

Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2025 | 14:41 WIB

Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?

Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?

News | Jum'at, 14 November 2025 | 12:44 WIB

Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!

Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 18:08 WIB

Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut

Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut

News | Senin, 03 November 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

×