Pendeta: Andrew "Bali Nine" Rawat Penjara seperti Rumah Sendiri

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 30 April 2015 | 15:46 WIB
Pendeta: Andrew "Bali Nine" Rawat Penjara seperti Rumah Sendiri

Suara.com - Pendeta Daniel Panji mengunjungi Rumah Persemayaman Abadi, tempat persinggahan terakhir jenazah dua terpidana kasus narkotika asal Australia: Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

"Dia sangat baik, bahkan dia memelihara penjara seperti rumahnya sendiri. Dan yang paling menyentuh saya adalah dia banyak memperhatikan orang lain, dia sudah bertobat seperti manusia baru," kata Daniel kepada wartawan usai dari rumah persemayaman yang berada di Jalan Daan Mogot, KM 2 , Jakarta Barat, Kamis (30/4/2015).

Pendeta Daniel mengenal kedua terpidana sejak di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Bali.

Dia menilai Andrew adalah orang yang sangat baik dan sudah menjadi manusia baru karena sudah bertobat.

Pendeta Daniel sampai tersentuh dengan sikap Andrew. Menurut dia, Andrew sangat peduli dengan orang lain.

Dia juga menilai saat terpidana itu akan dieksekusi mati, mereka tidak bereaksi secara negatif. Soalnya, mereka sudah merasa seharusnya mati pada sepuluh tahun yang lalu, tepat saat ditangkap petugas.

"Dia tidak terganggu dan takut, dia tenang saja, di luarnya saja kita beritakan yang heboh. Dia sudah merasa mati sepuluh tahun lalu, dan itu pantas katanya, tetapi dia bersyukur diberi kesempatan sepuluh tahun memberikan yang terbaik buat yang lain," kata Pendeta.

Selama menunggu eksekusi, kata Pendeta, Andrew tidak melulu memikirkan diri sendiri. Andrew, katanya, selalu berdoa agar Indonesia diberkahi dan diberi amanah.

"Dia malah tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi memikirkan orang lain, saya melihat banyak perubahan pada dirinya.Itu yang membuat saya terheran. Dia berdoa supaya Indonesia diberkahi, diberi amanah," katanya.

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Filipina Bisa Buktikan Mary Jane Korban, Apakah Bisa Bebas?

Bila Filipina Bisa Buktikan Mary Jane Korban, Apakah Bisa Bebas?

News | Kamis, 30 April 2015 | 14:51 WIB

Kejagung Kirim Surat Respon Filipina yang Inginkan Mary Jane

Kejagung Kirim Surat Respon Filipina yang Inginkan Mary Jane

News | Kamis, 30 April 2015 | 14:31 WIB

Serge Dieksekusi, TNI AL: Kerja Sama dengan Prancis Tak Terganggu

Serge Dieksekusi, TNI AL: Kerja Sama dengan Prancis Tak Terganggu

News | Kamis, 30 April 2015 | 13:46 WIB

Indonesia Harus Protes Keras Sikap Ban Ki Moon Soal Eksekusi Mati

Indonesia Harus Protes Keras Sikap Ban Ki Moon Soal Eksekusi Mati

News | Kamis, 30 April 2015 | 13:21 WIB

Terkini

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:26 WIB

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:52 WIB

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB