Wacana TNI Masuk KPK, Ini Kata Aktivis HAM

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 08 Mei 2015 | 07:00 WIB
Wacana TNI Masuk KPK, Ini Kata Aktivis HAM
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dan Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy. (Antara)

Suara.com - Wacana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekrut penyidik dari kalangan TNI kembali mencuat. Namun jika itu terjadi, akan mendapatkan pertentangan dari pegiat hak asasi manusia.

Pegiat HAM, Usman Hamid mengatakan tidak mungkin TNI menjadi penyidik KPK. Sebab TNI bukan alat penegak hukum, melainkan alat pertahanan negara.

"Nggak lah, beresin dulu UU Peradilan Militer. Apa tentara itu penegak hukum? Dia alat pertahanan," kata Usman saat berbincang dengan suara.com di Kantor Kontras Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Usman tidak setuju TNI masuk dalam tubuh KPK. Sebab TNI pun belum berbenah diri secara maksimal. Banyak pekerjaan rumah TNI yang belum rampung.

"Memang tentara bersih? Memang kasus-kasus HAM itu beres? Memang reformasi peradilan militer beres? Nggak. Supermasi sipil jalan? Nggak," kata Usman.

Menurut dia wacana TNI akan dimasukkan ke KPK hanya isu sesaat. "Itu kan emosi sesaat aja. Udah lah kalau begini tentara ambil alih, kayak gitu," tutup Usman.

Sebelumnya, Wacana KPK merekrut penyidik dari kalangan TNI mencuat saat penyidik KPK Novel Baswedan dikriminalisasi oleh Bareskrim Polri. Hal ini juga dilatarbelakangi pengusutan kasus dugaan korupsi Komjen Pol Budi Gunawan yang kini menjabat sebagai Wakapolri.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Fuad Basya menyatakan, pihaknya siap menyediakan anggota TNI untuk ditugaskan di KPK menjadi penyidik dan tim auditor, untuk pengungkapan kasus korupsi termasuk di lembaga penegak hukum.

"TNI siap menyediakan anggota bila dibutuhkan oleh KPK. Baik itu untuk penyidik, penuntut, dan bahkan hakim. Karena kami kan juga punya Mahkamah Militer. Apa pun yang diminta kami siap," ungkap Fuad Selasa (5/5/2015) lalu.

Fuad enambahkan bahwa TNI memiliki auditor militer level perwira tinggi atau jenderal bintang satu. Mereka pun menurutnya bisa ditugaskan secara profesional.

Sementara, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengaku telah dimintai secara langsung oleh pimpinan KPK agar prajurit TNI mengisi jabatan sekretaris jenderal di institusi ad hoc tersebut.

"Tidak ada permintaan dari KPK agar anggota saya menjadi penyidik dalam KPK, namun yang saya tahu hanya untuk mengisi jabatan sekjen," katanya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis kemarin.

TNI memiliki beberapa organ yang mengurusi atau terkait dengan aspek hukum, di antaranya polisi militer, Oditurat Jenderal TNI atau matra TNI, dan Badan Pembinaan Hukum TNI, serta Mahkamah Militer. KPK dipimpin seorang ketua dan didampingi beberapa deputi ketua sesuai bidang masing-masing, yang semuanya diangkat Presiden.

Moeldoko menjelaskan ia sendiri memberikan anggotanya masuk dalam organisasi KPK, namun jika anggota TNI telah tergabung ke lembaga antirasuah, harus menanggalkan keanggotaan TNI-nya alias pensiun dini.

Namun Moeldoko membantah anggapan bahwa wacana penempatan anggota TNI di KPK sebagai bentuk persaingan dengan Polri. Ada banyak polisi menjadi penyidik di KPK.

"Semua lembaga mempunyai tugas masing-masing, baik itu TNI, maupun kepolisian, jadi ini bukan bagian dari untuk menyaingi kepolisian," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KSAD: Wacana TNI Jadi Penyidik KPK Masih Perlu Evaluasi

KSAD: Wacana TNI Jadi Penyidik KPK Masih Perlu Evaluasi

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 16:03 WIB

Moeldoko Akui Ada Permintaan Anggota TNI Jadi Sekjen KPK

Moeldoko Akui Ada Permintaan Anggota TNI Jadi Sekjen KPK

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 15:12 WIB

Kasus Novel Berlanjut, JK: Jalan Salah, Tidak Jalan Salah

Kasus Novel Berlanjut, JK: Jalan Salah, Tidak Jalan Salah

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 13:32 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Kompak Bareng ke Kupang dan Papua

Panglima TNI dan Kapolri Kompak Bareng ke Kupang dan Papua

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 10:55 WIB

Panglima TNI-Kapolri Kunjungi Perbatasan Timor Leste

Panglima TNI-Kapolri Kunjungi Perbatasan Timor Leste

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 08:08 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×