Jika Lakukan Reshuffle, Ini 4 Pertimbangan yang Dipakai Jokowi

Ruben Setiawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2015 | 23:21 WIB
Jika Lakukan Reshuffle, Ini 4 Pertimbangan yang Dipakai Jokowi
Jokowi Bagikan Kartu Sakti

Suara.com - Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, berpendapat ada empat poin yang akan dijadikan pertimbangan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika akan melakukan reshuffle Kabinet Kerja. Empat poin tersebut yang akan digunakan Presiden Jokowi sebagai penilaian terhadap menterinya.

Menurut dia, kinerja para menteri menjadi faktor utama yang akan dilihat oleh orang nomor satu di republik ini. Pasalnya, lanjut Hanta, Presiden Jokowi pasti memiliki alat ukur untuk menilai para pembantunya tersebut.

"Kalau reshuffle ada yang tak bisa dihindari, yakni soal kinerja (menteri). Presiden pasti punya alat instrumen untuk melihat kinerja para menteri. Si menteri sudah melakukan apa, lalu apa yang sudah dan belum tercapai," kata Hanta di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2015).

Selain itu, menurut Hanta, ada faktor soal evaluasi kepuasan publik yang dilakukan dalam bentuk survei-survei oleh sejumlah lembaga. Lantaran, tambahnya, publik memiliki cara berpikir yang sederhana dalam melihat kinerja pemerintah.

"Soal evaluasi kepuasan publik. Dari bidang hukum, ekonomi, keamanan. Publik itu sederhana cara berpikirnya, semua berhak melalukan evaluasi. Disampaikan kepada presiden untuk meningkatkan kerja, agar publik semakin percaya kepada kinerja pemerintahan," jelasnya.

Selanjutnya, Hanta mengatakan bahwa bongkar pasang kabinet itu juga melihat dari kedekatan serta kecocokan Presiden Jokowi dengan para anak buahnya di Kabinet Kerja. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, tambahnya bisa melihat menteri mana yang loyal dan tak loyal.

"Kecocokan dengan presiden, siapa yang tidak loyal dengan presiden dan lebih loyal ke pihak di luar presiden, maka presiden bisa saja langsung reshuffle. Jadi ketika presiden mendengarkan diskusi ini bisa saja dia langsung merombak para menteri," lanjutnya.

Terakhir, tentu kata Hanta yang juga menjadi faktor kuat Presiden Jokowi melakukan reshuffle adalah pertimbangan dari partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Menurutnya, hal ini menjadi salah satu faktor kunci karena Jokowi didukung penuh oleh koalisi tersebut.

"Di dalam koalisi itu proses politik yang paling lama. Saat SBY saja sampai mengumpulkan Ketum Partai. Jadi yang harus dijaga presiden stabilitas politik, karena keseharian berhadapan dengan partai di parlemen. Salah satunya pertimbangan koalisi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?

Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 16:19 WIB

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:06 WIB

Mensesneg Bantah Isu Reshuffle, Pengamat Soroti Potensi Penyingkiran Loyalis Jokowi

Mensesneg Bantah Isu Reshuffle, Pengamat Soroti Potensi Penyingkiran Loyalis Jokowi

Video | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:00 WIB

Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg

Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:19 WIB

Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid

Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid

News | Senin, 02 Februari 2026 | 19:34 WIB

Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu

Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 16:20 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:45 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:05 WIB

Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?

Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:23 WIB

KSP Qodari Jawab Soal Isu Reshuffle Kabinet: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

KSP Qodari Jawab Soal Isu Reshuffle Kabinet: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB