Eks Kepala BP Migas Diduga Tunjuk Langsung PT TPPI

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 22 Mei 2015 | 14:15 WIB
Eks Kepala BP Migas Diduga Tunjuk Langsung PT TPPI
Ilustrasi Bareskrim Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Bekas Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas, Sekarang SKK Migas) Raden Priyono dituding  terlibat dalam penunjukkan langsung PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) terkait korupsi penjualan kondensat.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigadir Jenderal  Bareskrim Polri, Viktor Simanjuntak menilai, sebagai mantan Kepala BP Migas, Raden pasti mengetahui soal prosedur pelaksanaannya.

"Yang membuat petunjuk untuk membuat penunjukan langsung itu kan Kepala BP Migas, tentu mereka tahu cara pelaksanaannya," kata  Viktor kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).

Viktor menganggap, Raden juga berperan penting dalam merampungkan kebijakan saat menjabat Kepala BP Migas.

"Harus melihat tugas dan tanggungjawab, kewenangannya apa, harus dilihat di situ," katanya.

Sebelumnya, Raden Priyono mengaku menjalankan hanya tupoksinya sesuai prosedur. Hal itu dikatakan, usai menjalani pemeriksaan di Bareksrim Mabes terkait korupsi penjualan kondensat yang melibatkan PT TPPI dan SKK Migas pada Rabu kemarin (20/5/2015).

"Aturannya ada. Dalam pemeriksaan tadi kami menjelaskan aturan. Kami melaksanakan kebijakan pemerintah," kata Priyono

Dalam kasus ini, Polri baru menetapkan tiga orang tersangka yakni DH, RP (dari SKK Migas) dan HW (dari TPPI). Kendati demikian, penyidik belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiganya.

Kasus ini bermula dari penunjukan langsung SKK Migas terhadap PT TPPI terkait penjualan kondensat pada kurun waktu 2009-2010.

Akibat kasus ini, diperkirakan negara dirugikan sebesar 156 juta dolar AS atau Rp2 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Minta PPATK Telusuri Dana Penjualan Kondensat TPPI

Polri Minta PPATK Telusuri Dana Penjualan Kondensat TPPI

News | Senin, 18 Mei 2015 | 21:00 WIB

Bareskrim Gelar Perkara dengan PPATK Telusuri Aliran Dana

Bareskrim Gelar Perkara dengan PPATK Telusuri Aliran Dana

News | Senin, 18 Mei 2015 | 19:10 WIB

Bareskrim Bidik Tersangka Baru Kasus Penjualan Kondensat

Bareskrim Bidik Tersangka Baru Kasus Penjualan Kondensat

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 11:42 WIB

Hari Ini, Bareskrim Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Kondensat

Hari Ini, Bareskrim Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Kondensat

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 09:56 WIB

TPPI Mau Dipailitkan, Menko Sofyan: Tunggu Proses Hukum

TPPI Mau Dipailitkan, Menko Sofyan: Tunggu Proses Hukum

Bisnis | Senin, 11 Mei 2015 | 18:46 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×