Array

Polisi Buru Para Pembuat Ijazah Palsu

Rabu, 27 Mei 2015 | 11:31 WIB
Polisi Buru Para Pembuat Ijazah Palsu
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono (tengah). (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Beberapa hari lalu, polisi menangkap dua tersangka pembuat ijazah palsu di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Polisi masih mengembangkan kasus ini karena diduga masih banyak pembuat ijazah palsu.

"Kami memang ada nangkep dua orang. Alatnya, beberapa bukti di Jalan Pramuka. Ini masih dalam pengembangan," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti usai gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya di Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2015).

Krishna belum mau membeberkan temuan baru dalam pengembangan kasus ijazah palsu.

"Cuma ada menjaga kepentingan penyelidikan dan penyidikan. Nanti detilnya, kita akan kasih semua ke media. Insya Allah hari ini saya siapkan," katanya.

Dua tersangka pembuat ijazah palsu ditangkap Senin (25/5/2015). Mereka berinisial Bad (34) dan Kus (52).

"Kami tidak tinggal diam. Segala bentuk kejahatan akan ditindak termasuk pembuatan ijazah palsu,” kata Kepala Sub Direktorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Selasa (25/5/2015).

Rabu (26/5/2015), Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir bertemu di kantor Kemenristekdikti untuk koordinasi penanganan peredaran ijazah palsu.

Nasir mengancam akan menutup dan membubarkan perguruan tinggi yang melakukan transaksi jual beli ijazah.

"Kepada semua masyarakat mohon jangan melakukan transaksi jual beli ijazah. Kalau ada perguruan tinggi yang menjual ijazah, akan saya tutup, saya bubarkan," kata dia.

Nasir mengatakan penindakan tegas terhadap perguruan tinggi yang tidak menjalankan proses yang benar perlu dilakukan untuk meningkatkan marwah bangsa Indonesia, pendidikan negeri, pendidikan swasta maupun pendidikan tinggi.

"Masalah ijazah memang perlu kita lakukan penindakan, sebab ini sudah menjadi isu nasional. Dan kami akan melakukan inspeksi mendadak kemana dan di mana saja," ujarnya.

Menurutnya, akibat ulah oknum tidak bertanggungjawab di perguruan tinggi yang menjualbelikan ijazah, nilai kompetitif pendidikan di Indonesia akan jatuh.

"Jual ijazah oleh oknum di perguruan tinggi rentan terjadi, tapi untuk apa memiliki ijazah tanpa mengikuti proses perkuliahan yang benar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI