Berapa Sesungguhnya Jumlah Pengungsi Rohingya di Aceh?

Siswanto | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2015 | 18:57 WIB
Berapa Sesungguhnya Jumlah Pengungsi Rohingya di Aceh?
Anak-anak etnis Rohingya di Kuala Langsa [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Proses pendataan etnis Rohingya yang berada di lima lokasi di Aceh dan Medan sudah rampung. Menurut Protection Associate UNHCR, Hendrik Therik, semuanya berjumlah 996 orang.

Rinciannya, 332 orang berada di kamp Kuala Cangkoi, Aceh Utara, terdiri dari 107 lelaki, 36 perempuan, dan 189 orang anak. Sedangkan di Kuala Langsa berjumlah 246 orang, terdiri 63 lelaki, 48 perempuan, dan 135 anak.

Kemudian yang ditampung di kamp Bayeun, Aceh Timur, berjumlah 341 orang. Dari jumlah itu, 113 di antaranya lelaki, 46 perempuan, dan 182 anak. Di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, 37 orang, terdiri dari 14 lelaki, empat perempuan, dan 19 anak.

Terakhir etnis Rohingya yang sebelumnya di Langkat, kini sudah berada di Medan, jumlahnya 40 orang, terdiri dari 16 lelaki, tujuh perempuan, dan 17 anak.

“Saat ini kita sedang melakukan konsolidasi internal guna menentukan langkah berikutnya. Data-data ini juga sudah kita sampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan dikeluarkan,” kata Hendrik kepada Suara.com, Kamis (28/5/2015).

Langkah berikutnya yang akan ditempuh UNCR untuk menangani orang Rohingya ialah menentukan kelayakan status pengungsi atau pencari suaka.

“Selama ini kan belum ada hal yang menunjukkan mereka Rohingya atau tidak. Mereka tanpa identitas, karena di negaranya tidak akui. Dalam hal ini kita akan kembali mewawancara mereka, guna penentuan statusnya,” ujarmya.

Sedangkan penanganan pengungsi dari Bangladesh, kata Hendrik, dalam waktu dekat mereka akan dipulangkan.

“Mereka tidak mempunyai masalah, dan pemerintahnya setuju untuk segera melakukan pemulangan ke negaranya,” tuturnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Al Hudri mengatakan pemerintah pusat telah mendatangkan bantuan kepada mereka.

Kata dia, jumlah bantuan yang disalurkan untuk pengungsi Rohingya dan Bangladesh mencapai Rp2,3 miliar. Komposisi pembagian jumlah dan nilai bantuan setiap daerah berbeda-beda. Semua didasarkan pada jumlah pengungsi yang ditangani.

“Kementerian Sosial RI telah mengirimkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi ini. Bantuan-bantuan diberangkatkan dari beberapa gudang seperti Palembang, Bekasi, dan Sumut. Jadi selama masa darurat ini, bantuan untuk mereka sudah terpenuhi,” katanya. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Negara-negara OKI Siap Bantu Indonesia Tangani Pengungsi Rohingya

Negara-negara OKI Siap Bantu Indonesia Tangani Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 14:47 WIB

Kisah Pilu Ayatullah, Bocah Rohingya yang Terpisah dari Orang Tua

Kisah Pilu Ayatullah, Bocah Rohingya yang Terpisah dari Orang Tua

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 05:01 WIB

Terkini

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB