Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memastikan tidak ada laporan kerusakan ataupun korban luka/jiwa akibat gempa berkekuatan 5,1 skala Richter di barat daya Trenggalek kedalaman 31 kilometer, Jumat (5/6/2015) malam.
"Sejak terjadi gempa hingga pagi ini tidak ada laporan kerusakan yang ditimbulkan," kata Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Trenggalek, Budiharto dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu.
Ia mengatakan, koordinasi langsung mereka lakukan dengan 13 fasilitator mitigasi bencana yang tersebar di 13 desa kawasan pesisir selatan Trenggalek.
Namun hingga Sabtu pagi, lanjut dia, semua menyatakan situasi aman terkendali tanpa ada laporan kerusakan ataupun korban luka/jiwa.
"Gempa semalam memang tergolong kecil sehingga tidak membahayakan," ujarnya.
Budiharto menuturkan, ia dan tim BPBD telah mendapat konfirmasi gempa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat malam, sekitar pukul 23.38 WIB, baik melalui faksimile, sms dan telepon, maupun konfirmasi melalui grup percakapan "Info PB se-Jatim".
Namun ia memastikan sejauh ini tidak ada dampak susulan akibat gempa semalam. "Bagaimanapun kami tetap melakukan kesiagaan," tegasnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5,1 skala Richter, di barat daya Trenggalek Provinsi Jawa Timur, Jumat (5/6/2015) pukul 23.38 WIB.
Menurut BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 9.20 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111.50 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 15 km.
Lokasi gempa di daratan selatan Pulau Jawa; 116 km barat daya Trenggalek; 124 km tenggara Pacitan; 126 km barat daya Tulungagung Jatim; 200 km tenggara Yogyakarta; dan 619 km tenggara Jakarta.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami. (Antara)