Jusuf Kalla Juga Bisa Diperiksa Dalam Kasus Korupsi Kondensat

Laban Laisila, Erick Tanjung

Rabu, 10 Juni 2015 | 16:16 WIB
Jusuf Kalla Juga Bisa Diperiksa Dalam Kasus Korupsi Kondensat
Wapres Jusuf Kalla menyaksikan islah Partai Golkar. (Suara.com/ Oke Atmadja)

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menuturkan, bila butuhkan tidak menutup kemungkinan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam penjualan kondensat yang diduga merugikan negara Rp2 triliun.

"Secara prinsip semua yang fakta-fakta yang ada di berita acara pasti di klarifikasi. Apakah klarifikasi itu urgent atau tidak. Kalau tidak, tentu tidak dilakukan pemeriksaan, tapi kalau urgent akan dilakukan pemeriksaan," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Sebelumnya, ‎mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, bahwa rapat penjualan kondensat pada Mei 2008 dipimpin langsung oleh Kalla selaku Wakil Presiden.

Hal itu dibeberkan oleh Sri saat diperiksa penyidik di kantor Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.

Saat ditanya apakah polisi akan memanggil Kalla untuk dimintai keterangan dalam kasus ini, Badrodin mengaku peluang itu terbuka.

"Kalau itu signifikan dan menguatkan kasus tindak pidana yang disangkakan pasti dilakukan pemeriksaan," tegasnya.

‎Sebelumnya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla secara tidak langsung membenarkan, kalau saat menjabat sebagai Wakil Presiden RI era pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan rapat penyelamatan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang saat itu mengalami kesulitan keuangan.

"Justru itu, kalau tidak buruk maka tidak akan dibantu. Makanya dia buruk, perlu dikasih kerjaan (penjualan kondensat). Jadi ya kita bikin rapat itu," kata JK saat ditemui dalam acara Green Infrastructure Summit Indonesia 2015 di Hotel Fairmount, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2015).

Kendati demikian, JK menolak jika dirinya kut disalahkan terkait kebijakan terhadap TPPI untuk menjual kondesat tersebut.

Pasalnya, kebijakan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan yang benar. Sebaliknya JK malah menyalahkan pihak TPPI yang tidak membayar atas kondensat yang diberikan BP Migas.

"Ini ngga salah. Salahnya bukan yang memberi kerjaannya, tapi uangnya tidak dibayar (untuk pembayaran kondendat)," tegas JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda dengan JK, Ahok Malah Bisa Nikmati Suara Pengajian di Masjid

Beda dengan JK, Ahok Malah Bisa Nikmati Suara Pengajian di Masjid

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 20:45 WIB

Bakar 14 Kapal, JK Puji Cara Menteri Susi Perangi Illegal Fishing

Bakar 14 Kapal, JK Puji Cara Menteri Susi Perangi Illegal Fishing

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 17:37 WIB

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 16:07 WIB

Polisi Didesak Ungkap Pejabat  yang Terlibat Korupsi Kondensat

Polisi Didesak Ungkap Pejabat yang Terlibat Korupsi Kondensat

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 14:10 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×