Wakil Ketua MPR: Pembunuh Angeline Layak Dihukum Mati

Siswanto | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2015 | 11:36 WIB
Wakil Ketua MPR: Pembunuh Angeline Layak Dihukum Mati
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di gedung MPR/DPR, Jakarta, (24/10). (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid turut berduka cita atas meninggalnya Angeline. Anak tiri berusia delapan tahun ini diperkosa lalu dibunuh oleh pembantu dan jenazah dikubur di dekat kandang ayam yang terletak di belakang rumah Angeline, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali.

"Sangat berduka dengan berkelanjutan kejahatan kepada anak Indonesia. Menurut saya layak dihukum mati. Karena ini bukan hanya membunuh, tapi menodai dari segi moral. Hukuman yang keras, efeknya akan keras juga. Supaya juga ada upaya dari pemerintah untuk mencegah kejahatan terulang lagi," kata Hidayat di DPR, Kamis (11/6/2015).

Hidayat meminta pemerintah berkaca pada kasus ini sehingga kelak tak terulang lagi.

Hidayat berharap pemerintah dan DPR merevisi UU tentang Perlindungan Anak untuk memasukkan hukuman berat bagi pelaku kejahatan terhadap mereka.

"UU Perlindungan Anak perlu direvisi, semoga di Komisi VIII akan dilakukan. Kalau saja pemerintah konsisten, maka anak-anak Indonesia terlindungi," ujarnya.

Sementara itu di tempat kejadian perkara, tim gabungan Polda Bali melakukan pra rekonstruksi di tempat ditemukannya jenazah Angeline.

Begitu tiba di lokasi sekitar jam 11.00 Wita, tersangka pembunuh yang merupakan (mantan) pembantu Angeline, Agus, disoraki warga.

"Huuuuu, huuu."

Sebagian warga berteriak meminta polisi untuk menghukum mati Agus.

Agus tadi dibawa petugas menggunakan mobil Avanza warna putih.

Sementara ibu angkat Angeline, Margaret, beserta dua kakak tiri Angeline, tidak dihadirkan polisi dalam pra rekonstruksi.

Agus ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Denpasar pada Rabu (10/06/2015) malam. Agus ditetapkan sebagai tersangka pelaku tunggal pembunuhan Angeline. Selain membunuh, warga asal Sumba itu juga memperkosa bocah yang baru kelas II SD itu. Agus diketahui baru seminggu bekerja di rumah Angeline.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015). Bahkan, Margaret sampai memposting foto Angeline, lalu tersebar di media sosial.

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Margareth ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenazah Angeline Belum Bisa Dikuburkan

Jenazah Angeline Belum Bisa Dikuburkan

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 11:17 WIB

Keluarga Dapat Rp1 Juta Saat Berikan Angeline ke Ibu Angkat

Keluarga Dapat Rp1 Juta Saat Berikan Angeline ke Ibu Angkat

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 11:02 WIB

Pembunuh Angeline Datang ke TKP, Warga Teriak Hukum Mati

Pembunuh Angeline Datang ke TKP, Warga Teriak Hukum Mati

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 10:53 WIB

Warga Berikan Karangan Bunga dan Menangis di Depan Rumah Angeline

Warga Berikan Karangan Bunga dan Menangis di Depan Rumah Angeline

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 10:23 WIB

Malam Ini Digelar Gerakan 1000 Lilin untuk Angeline

Malam Ini Digelar Gerakan 1000 Lilin untuk Angeline

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 10:17 WIB

Tak Hanya Doa, Teman-teman Angeline Juga Kumpulkan Sumbangan

Tak Hanya Doa, Teman-teman Angeline Juga Kumpulkan Sumbangan

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 09:50 WIB

Terkini

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB