Seperti Ini Detik-detik Pembunuhan Angeline di Kamar Pembantu

Siswanto | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2015 | 15:35 WIB
Seperti Ini Detik-detik Pembunuhan Angeline di Kamar Pembantu
Warga menonton rekonstruksi pembunuhan Angeline di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali [Luh Wayanti]

Suara.com - Dalam pra rekonstruksi pembunuhan Angeline (8) di rumah Jalan Sedap Malam, Denpasar Bali, Kamis (11/6/2015), tersangka pembunuh, Agus, memperagakan sebanyak 18 adegan.

Setiap adegan mendapat perhatian serius penyidik. Menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing, yang menyaksikan langsung peragaan pembunuhan, adegan pertama dilakukan sekitar pukul 13:00 Wita Agus. Saat itu, Agus baru selesai mencuci botol minum ayam milik ibu angkat Angeline, Margaret. Agus memanggil Angeline dan diajak masuk ke kamar.

Pada adegan kedua, Agus mengunci pintu kamar sehingga Angeline tidak bisa keluar, meski sudah berusaha keras.

Pada adegan ketiga, Angeline memangil-manggil nama mamanya.

Pada adegan keempat, Angeline jatuh terlentang dan kepalanya membentur tembok.

Pada adegan kelima dan keenam tersangka mencekik leher Angeline dengan tangan kanan, sementara tangan kiri memegang tangan Angeline.

Agus terlihat membunuh anak kelas II SD pada adegan yang ketujuh.

Dalam pra rekonstruksi, tubuh Angeline diganti dengan boneka. Agus membenturkan kepala Angeline ke tembok berkali-kali. Setelah itu, Angeline lemas dan jatuh ke lantai.

Seperti diketahui Angeline diangkat anak oleh Margaret sejak umur tiga hari. Orang tua kandung Angeline bernama Hamida dan Rosidin, warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015). Bahkan, Margaret sampai memposting foto Angeline, lalu tersebar di media sosial.

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Margaret ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut.

Angeline merupakan anak yang diadopsi Margaret sejak usia tiga hari. Orang tuanya bernama Hamidah dan Rosidin, warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Seharusnya Angeline naik kelas tiga pada tahun ajaran 2015/2016, namun kenyataan berkata lain. Niat Hamidah memberikan anaknya kepada Margaret supaya mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ternyata gagal. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Pembunuh Angeline Yakin Pelaku Tak Hanya Satu Orang

Pengacara Pembunuh Angeline Yakin Pelaku Tak Hanya Satu Orang

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 15:09 WIB

Tim Forensik Sulit Buktikan Angeline Alami Kekerasan Seksual

Tim Forensik Sulit Buktikan Angeline Alami Kekerasan Seksual

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 15:02 WIB

Ini Penghasilan Sang Ayah Sampai Tak Mampu Rawat Angeline

Ini Penghasilan Sang Ayah Sampai Tak Mampu Rawat Angeline

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:50 WIB

Jokowi Mantu, Fahri: Tolong Masalah Angeline Dianggap Serius

Jokowi Mantu, Fahri: Tolong Masalah Angeline Dianggap Serius

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:43 WIB

Begini Proses Adopsi Angeline Berlangsung

Begini Proses Adopsi Angeline Berlangsung

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:43 WIB

Pengacara: Rekonstruksi Pembunuhan Angeline Janggal

Pengacara: Rekonstruksi Pembunuhan Angeline Janggal

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:33 WIB

Terkini

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:27 WIB

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:25 WIB

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB