Komisi X DPR Desak Bareskrim Bongkar Mafia Pengaturan Skor

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 17 Juni 2015 | 12:41 WIB
Komisi X DPR Desak Bareskrim Bongkar Mafia Pengaturan Skor
Ilustrasi Bareskrim Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Golkar Ridwan Hisham mendesak Bareskrim Mabes Polri mengungkap dugaan kasus pengaturan skor pertandingan tim sepakbola Indonesia di ajang SEA Games 2015 oleh bandar judi. Menurut Ridwan praktik pengaturan skor sudah lama terjadi.

"Tangkap saja. Kita minta Bareskrim kerja dengan bagus," kata Ridwan di DPR, Jakarta, Rabu (17/6/2015).

Ridwan mengungkapkan sejak awal Komisi X sudah mencium gelagat mafia pengaturan skor untuk laga sepakbola dalam negeri, namun belum ada yang terungkap.

"Karena itu yang sudah kita sampaikan sejak awal, itu ditengarai ada. Ibaratnya 10 orang ada yang kentut kan nggak tahu siapa, cuma baunya saja. Dulu di polsek atau polres di Surabaya, nggak ada kabarnya sampai sekarang, ini harusnya diseriusin oleh Barskrim," kata dia.

Ridwan mengatakan bandar judi tidak pandang bulu dan tidak mengenal situasi, semua bisa dijadikan perjudian, termasuk ketika tim sepakbola nasional sedang terpuruk.

"Bandar judi itu di tingkat desa ada judi, cuma ini kan tingkatnya beda. Kalau di desa paling kelasnya 100 ribuan, kalau di kota-kota jutaan. Nah kalau di sini (SEA Games) bisa ratusan juta atau mungkin miliaran. Kan semuanya ada. Makanya judi itu tidak bisa diberantas secara tuntas. Karena harus ada pembuktian-pembuktian, karena itu polisi harus mencari lebih canggih judi ini," ujarnya.

"Judi kan bukan cuma prestasi, itu kan semua pertandingan diperjudikan. Bukan hanya yang prestasi dia pakai, yang terjelek dia pakai. Yang penting dia bisa dijual," dia menambahkan.

Ridwan menambahkan Komisi C akan mengevaluasi seluruh cabang olahraga setelah SEA Games 2015.

"Kita akan evaluasi semua, bukan hanya bola, tapi seluruh olahraga. Karena keterpurukan di SEA Games urutan kelima, bukan hasil Menpora sekarang. Ini dampak Menpora sebelumnya, pak Andi (Andi Mallarangeng) dan Pak Suryo (Roy Suryo)," kata Ridwan.

Kasus ini mengemuka setelah perwakilan LBH Jakarta Muhammad Isnur mengungkapkan rekaman percakapan antara BS (mantan pemain dan pelatih sepakbola di Indonesia), perantara kaki tangan bandar judi di Indonesia, dengan bandar asal Malaysia yang berinisial Das. Disebutkan, selama ini, BS dikenal sebagai penghubung para bandar di Singapura dan Malaysia dengan para kaki tangan di Indonesia. 

Sehari sebelum pertandingan, menurut Isnur, pada Minggu (14/6/2015), di depan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga serta beberapa anggota tim litigasi pengungkap kasus mafia bola, BS menghubungi Das dan bertanya, "Apakah pertandingan sepakbola antara Indonesia U-23 dan Vietnam U-23 telah diatur?"‎

Menurut Isnur, bandar itu menyatakan pertandingan timnas U-23 melawan Vietnam diatur untuk memenangkan Vietnam dengan skor lebih dari 4-0.

Pembicaraan itu direkam oleh BS. Saat hari pertandingan, Senin (15/6/2015), BS dan tim Kementerian menyaksikan pertandingan di hotel di kawasan Melawai, Blok M, Jakarta Selatan. 

"Kami menyaksikan pertandingan itu. Ternyata pertandingan itu sesuai dengan pernyataan bandar," ujar Isnur. Pada babak pertama, Timnas U-23 kalah telak 4-0. Sebelum babak kedua dimulai, BS menghubungi kembali bandar dan menanyakan berapa skor pada babak kedua pertandingan.

Dalam rekaman, bandar asal Malaysia menyatakan bahwa skor pada babak kedua bertambah untuk kemenangan Vietnam. Dan tepat, kata Isnur, pada babak kedua Indonesia kembali bobol satu gol dan skor akhir bertambah menjadi 5-0 untuk kemenangan Timnas U-23 Vietnam.

Inilah transkrip hasil rekaman dugaan pengaturan skor antara Timnas U-23 dan Vietnam yang tersebar di sejumlah media.

BS    : Indonesia kalah berapa bos?
Das   : Empat kosong babak pertama. Tapi ada lagi dua atau tiga. ...

BS    : Kalah enam kosong atau tujuh kosong?
Das   : Lebih tujuh lah saya rasa. Babak pertama sudah empat kosong, babak kedua tidak valid, dua atau tiga lah. Mungkin tiga.

BS   : Ini bandar mana yang pakai?
Das  : Saya tidak dapat data, tapi saya dapat kabar.
BS   : You kabar dari siapa?
DS   : Tidak perlu saya ulanglah, kawan saya.
BS   : Oke. Ini semua pemain atau berapa pemain?
Das  : Semua pemainlah. Semua pemain di pihak sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui

7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui

Sport | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

×