Banjir Lahar Dingin Karangtengah Terjang Rumah Warga

Ardi Mandiri Suara.Com
Jum'at, 19 Juni 2015 | 03:41 WIB
Banjir Lahar Dingin Karangtengah Terjang Rumah Warga
Ilustrasi banjir. (Shutterstocks)

Suara.com - Banjir lahar dingin dari Gunung Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menerjang sejumlah rumah warga dan gedung milik Dinas Perhubungan di Bebali Siau Timur, Kamis (18/6/2015) sore.

Banjir yang terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat, cukup mengejutkan karena hanya beberapa saat setelah turun hujan yang sangat deras. Ruas jalan yang menghubungkan Kota Ulu dan Ondong putus karena dipenuhi material lahar dingin dari puncak gunung.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sitaro menyebutkan, dua rumah yang rusak diterjang banjir lahar dingin adalah milik keluarga Tambeng Tampilang dan keluarga Kanalung Tamaka.

Sementara gedung milik Dinas Perhubungan adalah tempat uji kelayakan kendaraan bermotor.

Terpantau di lokasi, aparat BPBD, anggota TNI dan Polri bergotong-royong mengevakuasi warga dan barang-barang, termasuk empat unit kendaraan roda dua yang terjebak dalam gedung milik Dinas Perhubungan.

Kepala BPBD Sitaro Carlton Bob Wuaten memperkirakan, terjangan material vulkanik yang terbawa air hujan deras di Kali Batuawang juga berpotensi menimpa 38 rumah warga di dusun Kola-Kola Kelurahan Bebali. Hanya saja belum terpantau langsung karena sangat membahayakan untuk dilintasi.

"Yang terjangkau saat ini baru dua rumah dan balai uji kendaraan, tapi terjangan banjir material dipastikan melanda pemukiman Kola- Kola yang dikosongkan sejak erupsi pada 7 Mei lalu," kata Wuaten.

Karena curah hujan yang cenderung meningkat, kata Wuaten, aparat BPBD belum bisa menjangkau lokasi pemukiman Kola-Kola, karena kuatir terjebak banjir material yang sangat membahayakan.

Perintah evakuasi disebarluaskan kepada warga Kelurahan Bebali yang bermukim di sekitar area Kali Batuawang, mengantisipasi kemungkinan terjangan lahar dingin dalam skala yang lebih besar.

"Warga Bebali yang bermukim di bantaran Kali Batuawang diperintahkan untuk meninggalkan rumah, dievakuasi ke lokasi pengungsian gedung museum di kota Ulu, karena curah hujan cenderung meningkat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI