Sosok Pembantai Jemaat Gereja Charleston di Mata Kawan Lama

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2015 | 15:38 WIB
Sosok Pembantai Jemaat Gereja Charleston di Mata Kawan Lama
Dylann Roof (21), tersangka penembakan yang menewaskan sembila orang di sebuah gereja warga kulit hitam di Charleston, South Carolina, AS, Rabu (17/6) [Reuters/Jason Miczek].

Suara.com - Dylann Roof, tersangka pelaku penembakan di gereja Charleston, South Carolina, Amerika Serikat, ditangkap polisi hari Kamis (18/6/2015). Berdasarkan pengakuan sejumlah teman dekat Dylann, terungkap bahwa pemuda itu punya keinginan untuk memulai "sebuah perang saudara".

Seorang polisi senior mengatakan, Roof dihadiahi senapan kaliber 45 milimeter dari ayahnya di hari ulang tahunnya yang ke-21 bulan April tahun ini. Namun, tidak diketahui apakah ia menggunakan senjata tersebut untuk membantai 9 orang di gereja.

Teman sekamar Roof, Dalton Tyler, mengaku sudah mengenal Roof selama sekitar tujuh bulan hingga satu tahun yang lalu. Menurut Tyler, Roof sudah "merencanakan sesuatu seperti itu selama enam bulan silam".

"Ia bilang ia ingin memulai sebuah perang saudara. Ia mengatakan ingin melakukan sesuatu seperti itu lalu mengakhiri hidupnya sendiri," kata Tyler.

Laman Facebook Roof memperlihatkan sebuah gambar bendera pro-apharteid (politik pemisahan ras-red). Tampak pula foto Roof mengenakan jaket dengan emblem bendera Afrika Selatan dan Rhodesia (kini Zimbabwe) di era apartheid.

Dalam foto Facebook lainnya, terlihat Roof duduk di atap mobilnya. Pada bagian plat nomor, terpasang pula bendera Konfederasi Amerika Serikat, yang kontroversial dan dipakai di masa Perang Saudara Amerika.

John Mullins, teman SMA Roof, kepada The Daily Beast, mengatakan bahwa Roof adalah sosok yang 'liar'.

"Ia mengkonsumsi obat dalam jumlah banyak," kata Mullins.

"Itu benar-benar lebih keras dari mariyuana. Ia suka semacam pil, seperti Xanax, atau barang-barang seperti itu," lanjutnya.

Mullins mengatakan, Roof kerap sekali melontarkan "gurauan rasis".

"Ia membuat banyak gurauan rasis, namun jika Anda mendengarnya, Anda tidak akan menganggapnya serius. Anda pasti berpikir ia tidak sungguh-sungguh," ujar Mullins.

Selain Tyler dan Mullins, ada pula Joseph Meek Jr, sahabat baik Roof di sekolah menengah pertama. Ia menceritakan Roof pernah mengiriminya pesan lewat Facebook beberapa pekan lalu.

Kepada Meek, Roof mengaku merasa risih dengan pembunuhan Trayvon Martin dan Freddie Gray, lelaki kulit hitam yang tewas di tangan polisi beberapa waktu lalu dan memicu protes besar-besaran. Menurut Roof, orang kulit hitam sudah mulai mengambil alih kendali.

"Ia bilang, orang kulit hitam mengambil alih dunia ini. Seseorang harus melakukan sesuatu bagi kaum kulit putih," kata Meek.

"Ia bilang ia ingin pemisahan antara kulit putih dan kulit hitam. Lalu saya bilang, 'Itu tidak benar'. Namun ia terus berkata-kata tentang itu," ujar Meek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB