Desa di Gunung Rinjani Dilanda Kekeringan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 28 Juni 2015 | 11:40 WIB
Desa di Gunung Rinjani Dilanda Kekeringan
Ilustrasi puncak Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 4.000 jiwa lebih warga yang mendiami tujuh dusun di bawah kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mengalami kesulitan air bersih. Sebab kekeringan mulai melanda kawasan itu.

Pengurus air bersih Dusun Batu Jompang Desa Sesait, Rosiadin mengatakan jika warga selalu mengalami kekeringan. Sementara situasi ini diabaikan pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

"Kesulitan air bersih ini kami sudah alami setiap tahun musim kemarau. Tetapi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terhadap masalah ini tidak pernah ada," ujar pengurus air bersih, Dusun Batu Jompang Desa Sesait, Rosiadin.

Menurut dia, jika musim kemarau tiba warga yang ada di tujuh dusun, yakni Dusun Lekok Are, Pansor Tengak, Pansor Bat, Sangiang, Aur Kuning, Kebaloan (Desa Sesait) dan Dusun Kelanjuan Desa Gumantar Kecamatan Kayangan hanya bergantung pada satu mata air yang berada di Dusun Sekeper Desa Santong.

"Jangankan untuk mengairi areal sawah dan ladang pertanian, untuk kebutuhan makan, minum dan mandi saja kita susah. Apa lagi untuk memenuhi kebutuhan lainnya," keluhnya.

Diakuinya, warga di tujuh dusun tersebut sebenarnya sudah berusaha untuk bisa mengaliri air menggunakan pipa-pipa dari mata air Dusun Sekeper yang berada di atas dusun mereka secara swadaya, namun karena terbatasnya anggaran mengingat rata-rata warga di tujuh dusun hanya bermata pencarian sebagai petani, hingga kini keinginan untuk mengaliri air hingga merata di tujuh dusun tersebut belum bisa terwujud.

"Kami pernah mengusulkan ke kabupaten untuk menyediakan pipa, tetapi tidak pernah ditanggapi pemerintah," sesalnya.

Ia menambahkan, pipa-pipa itu diperlukan untuk mengaliri air menuju bak-bak penampungan sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga. Untuk pembuatan bak penampungan pun, warga setempat menganggarkannya secara swadaya.

"Bak penampungan itu kita bangun untuk menampung air, karena kalau musim kering seperti ini, debit mata air di Dusun Sekeper turun, sehingga tidak mampu lagi mengairi hingga ke bawah, mengingat mata air tersebut berada di atas tujuh dusun tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, bantuan pernah datang dari PDAM untuk bisa mengaliri air ke rumah warga, namun masyarakat harus diminta membayar dengan berlangganan kepada PDAM. Tapi karena kesulitan ekonomi dan tidak sanggup membayar setiap bulan, warga akhirnya memutuskan menolaknya.

"Karenanya, kami meminta bantuan kepada pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dengan cara seperti apa yang bisa dilakukan dengan kondisi masyarakat seperti ini. Terutama sekali pipa berukuran besar, karena dengan cara itu masyarakat bisa menikmati air," harapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Barat dan Meksiko Terancam Kekurangan Pasokan Air

Amerika Barat dan Meksiko Terancam Kekurangan Pasokan Air

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 05:30 WIB

Jangan Panik Hadapi El Nino

Jangan Panik Hadapi El Nino

News | Senin, 22 Juni 2015 | 08:31 WIB

BMKG: Indonesia Dilanda Kekeringan Panjang Juli-November

BMKG: Indonesia Dilanda Kekeringan Panjang Juli-November

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 19:11 WIB

Korban Tewas Gelombang Panas di India Terus Bertambah

Korban Tewas Gelombang Panas di India Terus Bertambah

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:50 WIB

Ratusan Orang Tewas karena Gelombang Panas di India

Ratusan Orang Tewas karena Gelombang Panas di India

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 17:16 WIB

Jokowi: El Nino Bikin Semua Deg-degan

Jokowi: El Nino Bikin Semua Deg-degan

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 16:24 WIB

Pertama dalam Sejarah California Batasi Warga Gunakan Air

Pertama dalam Sejarah California Batasi Warga Gunakan Air

News | Kamis, 02 April 2015 | 10:38 WIB

Pertama Kali ke Puncak Gunung, Alexa Key Tak Mandi Berhari-hari

Pertama Kali ke Puncak Gunung, Alexa Key Tak Mandi Berhari-hari

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2015 | 06:31 WIB

Kekeringan, Siswa di Magetan Salat Minta Hujan

Kekeringan, Siswa di Magetan Salat Minta Hujan

News | Selasa, 21 Oktober 2014 | 22:33 WIB

Warga Prambanan Mulai Dilanda Kekeringan

Warga Prambanan Mulai Dilanda Kekeringan

News | Kamis, 04 September 2014 | 14:01 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×