Dipertanyakan Hotma Soal Lie Detector, Ini Jawaban Kapolda Bali

Ardi Mandiri

Selasa, 30 Juni 2015 | 22:45 WIB
Dipertanyakan Hotma Soal Lie Detector, Ini Jawaban Kapolda Bali
Kapolda Bali Ronny F Sompie.

Suara.com - Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan bahwa pemeriksaan lie detector terhadap Magriet Christina Megawe (Margaret), tersangka kasus dugaan penelantaran anak sekaligus pembunuhan, amat diperlukan untuk pengembangan penyidikan.

Lantaran itu, polisi berupaya kembali melakukan tes lie detector untuk kali ketiga kepada ibu angkat korban pembunuhan sadis, Engline Magriet Megawe (Angeline) itu.

"Ini kan pemeriksaan, jadi harus sampai tuntas. Pemeriksaan terhadap tersangka itu bisa berlanjut, kalau ada perkembangan. Penggunaan lie detector itu alat bantu untuk mengetahui keterangan dari orang yang kita periksa benar atau tidak," kata Sompie di Polda Bali, Denpasar, Selasa (30/6/2015).

"Kami meyakini keterangan tersangka bisa digunakan sebagai pemenuhan cukup bukti hasil proses penyidikan yang dilakukan kepolisian," lanjutnya.

Namun demikian Sompie masih emoh membeberkan lengkap hasil tes lie detector Margaret. Sompie menuturkan bahwa pihaknya masih terus menganalisis hasil tes lie detector.

"Tentu ada pertimbangan. Yang pertama itu (hasil tes lie detector-RED) banyak yang tidak bisa kami gunakan. Sehingga kami perlu melakukan pemeriksaan lanjutan dengan menggunakan lie detector lagi," terangnya.

Pernyataan Sompie diperkuat Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Komisaris Besar Polisi, Hery Wiyanto, yang sempat mengatakan bahwa tes kebohongan kedua Margaret tidak bisa dianalisa.

Sebelumnya kuasa hukum Margaret, Hotma Sitompul, mempertanyakan langkah Polda Bali yang hendak melakukan tes lie detector ketiga kepada kliennya. "Bukan kah seharusnya semua alat bukti sudah ada. Lie detector, keterangan Puslabfor dan lain sebagainya. Kalau sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh. Untuk apa lagi dilakukan pemeriksaan," kata Hotma.

Hotma pun menantang Polda Bali untuk meneruskan kasus Margaret ke Kejaksaan, bila memang telah memiliki barang bukti cukup.

"Berulang kali saya bilang, kalau semua sudah cukup alat bukti, ajukan-lah ke pengadilan kirim ke kejaksaan. Segala macam pemeriksaan, maupun lie detector tidak akan kami lakukan. Tidak perlu dilakukan,” dia menegaskan.

“Hari ini bukan tidak jadi (pemeriksaan lie detector-RED). Tapi pada dasarnya kami memang tidak mau. Rencananya pemeriksaan ini ketiga kali sebagai saksi kasus pembunuhan dan juga kasus tersangka pembunuhan terhadap dirinya. Keduanya kami tolak,” lanjut Hotma.

Lebih lanjut Hotma pun membeberkan ihwal keberatan pihaknya terhadap Polda Bali. "Pertama, beberapa waktu lalu, Kapolda mengatakan setelah pemeriksaan lie detektor, tersangka Agus banyak benarnya. Kami tanyakan, kalau banyak benarnya. Berarti ada banyak kebohongan. Yang mana yang dipegang. Kebohongannya atau kebenarannya?" kata Hotma.

“Jadi saya yang umumkan sekarang bahwa ubu Margaret, Selama pemeriksaan, tidak ditemukan kebohongan. Kan ditanya, kanapa lagi sekarang, karena sudah tidak ditemukan. Tidak ada hasilnya. Lalu bagaimana. Diperiksa-periksa lagi. Cari apa lagi? Padahal sudah tersangka,” kata Hotma lagi.

"Kalau sudah cukup. Lanjutkan ke kejaksaan. Nanti sama-sama liat. Apakah dari kejaksaan dipulangkan ke kepolisian atau di teruskan ke pengadilan," tutup Hotma. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:53 WIB

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:39 WIB

Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta

Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:48 WIB

Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap

Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:51 WIB

Liburan Romantis Akhir Tahun, Margaret River Australia Barat Wajib Masuk List

Liburan Romantis Akhir Tahun, Margaret River Australia Barat Wajib Masuk List

Lifestyle | Kamis, 18 Desember 2025 | 16:21 WIB

KPAI Minta Polri Terapkan Keadilan Restoratif untuk 13 Anak Tersangka Demonstrasi

KPAI Minta Polri Terapkan Keadilan Restoratif untuk 13 Anak Tersangka Demonstrasi

News | Selasa, 30 September 2025 | 22:57 WIB

Review Film Are You There God? It's Me, Margaret, Refleksi Spiritualitas

Review Film Are You There God? It's Me, Margaret, Refleksi Spiritualitas

Your Say | Senin, 27 November 2023 | 13:15 WIB

Dinilai Sama-sama 'Iron Lady', Beda Karier Megawati vs Margaret Thatcher

Dinilai Sama-sama 'Iron Lady', Beda Karier Megawati vs Margaret Thatcher

News | Sabtu, 10 Juni 2023 | 20:06 WIB

Sepak Terjang Megawati: Wanita Terkuat di Dunia, Tinggal Satu-satunya!

Sepak Terjang Megawati: Wanita Terkuat di Dunia, Tinggal Satu-satunya!

News | Sabtu, 10 Juni 2023 | 18:13 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB