Penyidik Afif Diteror Berkali-kali, KPK Beri Perlindungan Khusus

Siswanto, Nikolaus Tolen

Senin, 06 Juli 2015 | 12:39 WIB
Penyidik Afif Diteror Berkali-kali, KPK Beri Perlindungan Khusus
Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi, mengumumkan penetapan Bupati Morotai, Rusli Sibua, sebagai tersangka dalam kasus suap pada 26 Juni lalu (Antara).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi akan memberikan perlindungan khusus kepada penyidik Afif Julian Miftah. Beberapa waktu terakhir, Afif yang tinggal di Perumahan Mediterania Regency, Kelurahan Cikunir, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diteror berkali-kali, terakhir, Minggu (5/7/2015), ada orang yang meletakkan benda kotak mirip bom.

"Iya dong, secara internal KPK akan memberi perlindungan," kata pelaksana tugas pimpinan KPK Johan Budi, Senin (6/7/2015).

Johan mengatakan teror yang diterima Afif sudah dilaporkan ke polisi.

KPK, kata Johan, masih menunggu perkembangan lebih lanjut hasil penyelidikan polisi untuk mengungkap motif pelaku.

Johan meminta publik tak menduga-duga dalam menanggapi kasus ini. Dia berharap masyarakat bersabar dan membiarkan polisi bekerja.

"Kita tidak boleh langsung menghubungkan dengan peristiwa tertentu, terlalu dini menyimpulkan hal itu. Peristiwa ini sudah dilaporkan kepada polisi melalui polsek terdekat, dan pihak kepolisian juga sudah memeriksa TKP," kata Johan.

Teror terakhir yang diterima Afif ialah kiriman benda kotak yang dililit kabel dan dilakban. Belakangan benda itu hanyalah styrofoam dan dibuat mirip bom dan diletakkan di depan gerbang rumah.

Ketua RT 04 Budi mengatakan sudah tiga kali rumah Afif diteror. Pertama, mobil Afif jenis Freed ditusuk hingga delapan kali, kedua mobilnya disiram air keras, dan ketiga rumah dikirimi benda mirip bom.

Wakil Kepala Polresta Bekasi Kota AKBP Asep Edi Suheri mengatakan kejadian itu murni ulah pihak tidak bertanggungjawab yang hanya ingin membuat korban khawatir dengan aksi teror.

Aksi teror, menurut Asep, sebelumnya juga dialami oleh Afif. Sebelumnya, ia melanjutkan, ada orang yang menyiram mobilnya dengan air keras dan menggembosi ban mobilnya.

"Teror tersebut berlangsung sepekan sebelumnya, dan semalam teror kembali terjadi," katanya.

Kepolisian, kata Asep, sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyelidiki siapa teror supaya bisa diproses secara hukum.

"Kita masih selidiki dengan memeriksa para saksi di lokasi kejadian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Diminta Ungkap Teror Berkali-kali ke Penyidik KPK Afif

Polisi Diminta Ungkap Teror Berkali-kali ke Penyidik KPK Afif

News | Senin, 06 Juli 2015 | 11:07 WIB

Jimly: Masyarakat Tidak Perlu Khawatir dengan Masa Depan KPK

Jimly: Masyarakat Tidak Perlu Khawatir dengan Masa Depan KPK

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 23:58 WIB

Calon Punya Banyak Motif, Begini Cara Pansel Temukan Pimpinan KPK

Calon Punya Banyak Motif, Begini Cara Pansel Temukan Pimpinan KPK

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 20:21 WIB

Terkini

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link

Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:51 WIB

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:45 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:42 WIB

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

×