PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2015 | 10:30 WIB
PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup
Kota Beijing, Cina (Shutterstock)

Suara.com - Perdana Menteri Cina Li Keqiang menyatakan frustrasi banyak pegawai negeri sipil dan pejabat pemerintahan yang malas dan korupsi. Mereka mengabaikan instruksi negara untuk memangkas birokrasi.

Pernyataan ini bukan pertama kali diucapkan Li. Namun saat ini Cina tengah mengalami pelambatan ekonomi.

Li berulang kali mengkritik pejabat selama setahun terakhir ini. Mereka lambat menjalankan arahan kebijakan Beijing. Sementara Presiden Xi Jinping terus menyuarakan seruan antikorupsi.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (9/7/2015) kemarin, pemerintah sudah mengirimkan 11 tim investigasi ke 18 provinsi di Cina. Hasil ini diserahkan ke rapat kabinet, Rabu kemarin.

"Tujuannya adalah menegakkan implementasi kebijakan," kata Li.

Dari hasil investigasi itu, ditemukan praktik korupsi. Modusnya mencatat dana yang tidak terpakai menjadi terpakai. Seharusnya dana itu telah digunakan untuk pembiayaaan proyek-proyek.

"Menahan pekerjaan tanpa melakukan pekerjaan dan mencatat pekerjaan itu adalah contoh khas dari korupsi resmi. Para pejabat ini harus bertanggungjawab!" seru Li.

Sementara persetujuan administrasi untuk proyek-proyek dan dokumen lainnya yang seharusnya telah disederhanakan, Li mengatakan beberapa daerah yang melihat peningkatan dalam birokrasi.

"Apakah mereka 'bermain'? Kita harus tegas menyelidiki ini! Kita harus mempublikasikan contoh-contoh yang tidak bertanggung jawab" dia menambahkan.

Untuk mendukung perekonomian, bank sentral Cina sudah memangkas suku bunga pinjaman untuk keempat kalinya. Ini dilakukan dalam tujuh bulan sampai Juni. Selain itu Beijing menurunkan jumlah uang tunai. Sementara bank harus tetap menyimpan cadangan.

Kebanyakan analis percaya Cina bisa menurunkan suku lagi. Ini bisa dilakukan bersama penguranga rasio persyaratan cadangan lebih lanjut untuk memastikan ekonomi tumbuh sekitar 7 persen sampai akhir tahun. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dijemput Paksa, Ini Alasan Bupati Morotai Menolak Diperiksa KPK

Dijemput Paksa, Ini Alasan Bupati Morotai Menolak Diperiksa KPK

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 17:07 WIB

Baru Dibuka Sebentar, Sidang Waryono Karno Ditutup Lagi

Baru Dibuka Sebentar, Sidang Waryono Karno Ditutup Lagi

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 16:38 WIB

Bank Dunia Sebut Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Indonesia Bela Diri

Bank Dunia Sebut Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Indonesia Bela Diri

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 16:11 WIB

Mangkir Diperiksa, KPK Jemput Paksa Bupati Morotai

Mangkir Diperiksa, KPK Jemput Paksa Bupati Morotai

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 15:57 WIB

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:46 WIB

Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah

Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:10 WIB

Dua Aktivis ICW Tolak Diperiksa Polisi

Dua Aktivis ICW Tolak Diperiksa Polisi

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 13:48 WIB

Ahok Bela Kadis Tata Air DKI yang Diduga Korupsi

Ahok Bela Kadis Tata Air DKI yang Diduga Korupsi

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 13:15 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 13:02 WIB

Polri Periksa Gubernur Bengkulu Dugaan Korupsi di RS M. Yunus

Polri Periksa Gubernur Bengkulu Dugaan Korupsi di RS M. Yunus

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 11:44 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB