Kronologi Kasus Suami Aniaya Istri Hingga Tewas

Arif Sodhiq

Rabu, 15 Juli 2015 | 12:16 WIB
Kronologi Kasus Suami Aniaya Istri Hingga Tewas
Ilustrasi police line [Shutterstock]

Suara.com - Elisabeth Wasioh (24), warga Kampung Soaib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura tewas setelah dianiaya suaminya, Yusuf Waring (35). Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

"Peristiwa ini bisa diketahui setelah Yakob Waring (40) melapor ke Mapolsek Kemtuk pada Minggu (12/7/2015) malam sekitar pukul 21.00 WIT," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige di Kota Jayapura, Rabu (15/7/2015).

Mengenai kronologi peristiwa itu, kata Patrige, sekitar pukul 16.00 WIT Yakob Waring atau pelapor dalam perjalanan pulang dari kebun di Kampung Soaib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, kemudian mendengar teriakan dari arah kali.

"Sehingga pelapor bermaksud mengecek keberadaan suara itu, lalu bertemu dengan saksi Adolfina Waring (25). Saksi kemudian menyampaikan kepada pelapor bahwa korban Elisabeth Wasioh sedang dipukuli oleh suaminya Yusuf Waring (tersangka) dengan menggunakan besi," katanya.

Mengetahui kejadian itu, pelapor kemudian menunggu kondisi agak gelap dengan tujuan untuk menolong dan membawa korban dari sungai ke dapur rumahnya. Namun setelah itu pelapor malah dikejar pelaku yang membawa sebilah parang.

"Karena dikejar, akhirnya pelapor mengurungkan niatnya untuk datang kembali mengecek korban melainkan langsung menuju ke Polsek Kemtuk untuk melaporkan kejadian tersebut," katanya.

Pada pukul 21.00 WIT setelah mendapat laporan secara lisan, anggota Polsek Kemtuk bersama pelapor dan beberapa warga lainnya langsung menuju ke rumah tersangka.

"Saat sampai di tujuan terlihat korban sudah terbaring di lantai dapurnya dalam keadaan lemas dan tidak berdaya. Saat itu kondisi gelap karena tidak ada penerangan (lampu padam sudah dua hari) dan tidak terlihat keberadaan tersangka atau suami korban," katanya.

Selanjutnya, kata Patrige, korban dibawa ke Puskesmas Kemtuk untuk mendapatkan perawatan medis. Pada pukul 23.00 WIT, korban dirujuk ke RSUD Yowari namun dalam perjalanan korban meninggal dunia sehingga setibanya di RSUD Yowari langsung dilakukan visum.

"Pada Senin sekitar pukul 01.00 WIT, jenazah korban dibawa pulang ke Kampung Soaib Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura. Sempat dibawa kembali ke RSUD Yowari karena ada sejumlah pendarahan bagian vital korban," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Buru Suami Penganiaya Istri Hingga Tewas

Polisi Buru Suami Penganiaya Istri Hingga Tewas

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 11:52 WIB

Mayat Penuh Luka Tusukan Ditemukan di Semak Belukar

Mayat Penuh Luka Tusukan Ditemukan di Semak Belukar

News | Rabu, 15 April 2015 | 12:40 WIB

Kasus Pembunuhan, Polisi Tangkap Anak Kandung Korban

Kasus Pembunuhan, Polisi Tangkap Anak Kandung Korban

News | Rabu, 08 April 2015 | 14:21 WIB

Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Ditangkap

Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2015 | 15:49 WIB

Polisi Ungkap Pembakaran Rumah yang Menewaskan Satu Orang

Polisi Ungkap Pembakaran Rumah yang Menewaskan Satu Orang

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 11:47 WIB

Terkini

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

×