Sekeluarga Tewas Ditabrak KA, Paman Awalnya Tak Percaya

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 17 Juli 2015 | 20:33 WIB
Sekeluarga Tewas Ditabrak KA, Paman Awalnya Tak Percaya
Ilustrasi jenazah. [Shutterstock]

Suara.com - Rahmat tidak menyangka keponakannya, Meisari (26), menghembuskan nafas terakhir tepat di hari raya Idul Fitri, Jumat (17/7/2015).

Maisari adalah salah satu korban yang ditabrak kereta api di Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, tadi pagi. Ia meninggal seketika bersama suaminya, Firmansyah (31), dan dua anaknya: Putri Firmansyah (5) dan Muhammad Faqih Firmansyah (2).

"Saya tahu kabar ini dari adik saya pas abis jumatan. Dia nelpon ke saya, dia nangis," kata Rahmat saat bercerita di RSCM.

"Awalnya, saya kira ibu saya, soalnya ibu saya sakit. Tapi ternyata Sari (panggilan Meisari). Kata dia, 'Nggak bang, Sari, Sari bang, ketabrak kereta, di daerah Poris, Kalideres'," Rahmat menambahkan.

"Saya kaget. Saya dapat kabar ini lagi di Tangerang, di rumah nenek saya dan saya buru-buru pulang untuk bicara dengan keluarga," kata Rahmat.

Sesampai di rumah Meisari di Jalan Kebon 200, RT 7/2, Kelurahan Kamal, Kalideres, Rahmat semakin kaget. Di sana sudah ada beberapa anggota. Kabar keponakannya meninggal ternyata juga sudah menyebar ke tetangga.

Sebelumnya, Kapolsek Kalideres Kompol Dermawan Karo Sekali mengatakan kecelakaan yang terjadi sekitar jam 08.00 WIB bermula ketika Firmansyah mengendarai sepeda motor Yamaha RX King warna hitam tahun 1980 nomor polisi B 6352 ZX dengan memboncengkan istri serta dua anak. Ketika sepeda motor yang dibawa Firmansyah hendak melintas di pintu perlintasan, pada saat bersamaan kereta api melintas.

"Perlintasan TKP hanya palang pintu bambu hasil swadaya masyarakat, di hari-hari biasa dijaga masyarakat. Tapi hari ini berhubung semua warga Salat Ied, jadi perintasan itu tidak ada yang jaga. Saat kejadian, situasinya memang sepi," kata Dermawan.

Saat kejadian, kata Dermawan, ada saksi yang melihat peristiwa yang menimpa warga Kebun 200 itu. Saksi tersebut kemudian melapor kepada kantor polisi.

Setelah mendapatkan laporan, anggota polisi mendatangi tempat kejadian perkara.

Jenazah satu keluarga tersebut kemudian dievakuasi ke RSCM.

Terkait dengan kondisi perlintasan kereta api yang hanya memakai palang pintu seadanya, Dermawan mengatakan akan segera berkoordinasi dengan PT. KAI untuk menanganinya.

"Nanti kami akan koordinasi dengan KAI agar dibuat palang pintu permanen," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suasana Haru Saat Penjemputan Sekeluarga yang Tewas Ditabrak KA

Suasana Haru Saat Penjemputan Sekeluarga yang Tewas Ditabrak KA

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 20:23 WIB

Keluarga Dalam Perjalanan ke RSCM Jemput Jenazah Korban Tabrak KA

Keluarga Dalam Perjalanan ke RSCM Jemput Jenazah Korban Tabrak KA

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 19:26 WIB

Ditabrak Kereta, Jenazah Suami Istri dan Dua Anak Tiba di RSCM

Ditabrak Kereta, Jenazah Suami Istri dan Dua Anak Tiba di RSCM

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 13:59 WIB

Tragis, Sekeluarga Tewas Seketika Ditabrak Kereta di Kalideres

Tragis, Sekeluarga Tewas Seketika Ditabrak Kereta di Kalideres

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 11:27 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×