Ratusan Penumpang Tak Terangkut KA di Stasiun Rangkasbitung

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 27 Juli 2015 | 01:32 WIB
Ratusan Penumpang Tak Terangkut KA di Stasiun Rangkasbitung
Ilustrasi pemudik di kereta api [Suara.com/Oke Atmaja].

Suara.com - Ratusan penumpang di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tidak terangkut karena semua tempat duduk dalam rangkaian gerbong kereta api sudah penuh.

"Semua penumpang yang tidak terangkut itu disarankan naik Commuter Line yang disediakan di Stasiun Maja," kata Kepala Stasiun Rangkasbitung Kabupaten Lebak Urip di Lebak, Minggu (26/7/2015).

Ia mengatakan, pembatasan penumpang itu berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 08/2001, tentang penumpang kereta api lokal jika sudah mencapai 150 persen dari kapasitas tempat duduk maka tidak boleh melayani penjualan tiket.

"Kalau masyarakat mau protes, jangan ke PT KAI karena yang menerbitkan kebijakan itu Menteri Perhubungan," katanya.

Saepudin, penumpang tujuan Tanah Abang Jakarta mengatakan pihaknya terpaksa pergi ke Stasiun Maja untuk naik Commuter Line sesuai saran pengelola stasiun itu.

"Kami berangkat dari Rangkasbitung ke Stasiun Maja naik angkutan umum dengan ongkos Rp20.000," katanya.

Ia mengaku kecewa setelah stasiun tidak melayani tiket KA Kalimaya yang berangkat pukul 12.55 WIB dengan alasan kebijakan permen Menhub itu. Selain itu juga banyak penumpang KA Ekonomi yang berangkat pukul 13.00 WIB, 14.10 dan 14.55 WIB menuju Jakarta tidak terlayani dan disarankan naik Commuter Line.

Semestinya, kata dia, PT KAI memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan jangan sampai penumpang tidak terangkut. Apalagi, masyarakat saat ini merayakan Lebaran sehingga angkutan sangat diperlukan.

"Kami berharap Permenhub itu dicabut kembali, karena menyengsarakan masyarakat pengguna jasa angkutan KA," katanya.

Begitu pula, Abdurohman, seorang penumpang warga Kebayoran mengaku dirinya kecewa dengan adanya pembatasan penumpang tersebut.

"Kami keberatan jika naik Commuter Line karena harus mengeluarkan biaya cukup besar bersama lima anggota keluarga," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arus Balik di Gambir sampai H+6 Capai 70.029 Orang

Arus Balik di Gambir sampai H+6 Capai 70.029 Orang

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 16:07 WIB

PT KAI Surabaya Tambah Batas Waktu Kereta Lebaran

PT KAI Surabaya Tambah Batas Waktu Kereta Lebaran

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 16:57 WIB

PT KAI Daop VI Operasionalkan Kereta Tambahan Eksekutif

PT KAI Daop VI Operasionalkan Kereta Tambahan Eksekutif

News | Senin, 20 Juli 2015 | 01:58 WIB

Puncak Arus Balik, PT KAI Yogyakarta Tambah 20 Rangkaian Kereta

Puncak Arus Balik, PT KAI Yogyakarta Tambah 20 Rangkaian Kereta

| Minggu, 19 Juli 2015 | 20:40 WIB

Terkini

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB