Dilarang Jual Rumah, Menantu Tega Bakar Mertua

Laban Laisila

Sabtu, 01 Agustus 2015 | 14:38 WIB
Dilarang Jual Rumah, Menantu Tega Bakar Mertua
Tim labfor dari Semarang melakukan olah TKP pembunuhan di Kampung Jetis, Kadipiro, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Entah apa yang ada dipikiran Kartijo (52). Sebagai menantu bukannya menghormati, justru tega membunuh mertuanya, Suwarni (88) dengan cara dibakar.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Jetis RT 002, RW 003, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Dari informasi yang behasil dihimpun suara.com, dugaan pembunuhan dengan disertai pembakaran tersebut terjadi pada Kamis (30/7/2015), pukul 02.00 dini hari.

Pasalnya, Kartijo ingin menjual rumah yang ditempati mertuanya tersebut. Karena permintaannya tidak dikabulkan, kemudian muncul keinginan untuk membunuh dengan cara membakar mertuanya.

"Sempat ada informasi kalau menantunya itu ingin menjual rumah yang ditempati Bu Suwarni. Tapi buat apa saya nggak tahu," kata salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Sarwanto (63), Sabtu (1/8/2015).

Sarwanto mengaku, tidak tahu persis persitiwa tersebut. Pada saat dibangunkan istrinya, sekitar pukul 04.00 WIB kondisi rumah sudah hangus terbakar dengan diberi garis polisi.

"Sempat dirawat di rumah sakit. Karena luka bakar parah, Bu Suwarni akhirnya meninggal pada Jumat (31/7) sekitar pukul 20.00 WIB," kata dia.

Warga lain, Hadi Priyono menambahkan, kebakaran tersebut terjadi pada pukul 3 pagi. Karena pada pukul 13.00 WIB, dirinya bersama dengan warga lain masih melakukan ronda dengan berkiling kampung.

Namun, saat mau kembali pulang mendengar teriakan warga ada kebakaran rumah. Setelah didatangi api sudah membesar dan menghanguskan sebagian bangunan.

"Ada enam unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke sini. Kemudian apinya bisa dipadamkan. Namun, saya tidak tahu kalau di dalam rumah itu ada orang," kata dia.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Danu Pamungkas mengaku, belum dapat memastikan motif dari pembunuhan tersebut.

Saat ini pihaknya telah menurunkan tim labfor dari Semarang untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran.

 "Kita masih melakukan olah TKP. Karena pelaku masih dirawat di rumah sakit karena setelah melancarkan aksinya itu mencoba bunuh diri," kata Danu. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sakit Hati Sering Dibandingkan, Pemuda Ini Tega Habisi Mantan

Sakit Hati Sering Dibandingkan, Pemuda Ini Tega Habisi Mantan

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 14:38 WIB

Sadis, Satu Keluarga Pengusaha Sarang Burung Walet Dibunuh

Sadis, Satu Keluarga Pengusaha Sarang Burung Walet Dibunuh

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 12:06 WIB

Gara-gara Uang, Rumah Orang Dibakar, PRT Ditusuk Belasan Kali

Gara-gara Uang, Rumah Orang Dibakar, PRT Ditusuk Belasan Kali

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 14:23 WIB

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ternyata Satpam Sebelah

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ternyata Satpam Sebelah

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 12:49 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×