Sambaran Petir Picu Kebakaran Lahan Kering di California

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 03 Agustus 2015 | 02:30 WIB
Sambaran Petir Picu Kebakaran Lahan Kering di California
Ilustrasi kebakaran lahan di California. (Shutterstock)

Suara.com - Ribuan petugas pemadam kebakaran, Minggu (2/8/2015) berjuang memadamkan api yang mengamuk di sebagian hutan dan lahan kering di California. Ribuan warga dipaksa mengungsi.

Kebakaran itu juga menyebabkan jalan-jalan utama di sana ditutup. Selain itu 6.000 rumah harus dikosongkan karena ada 21 titik kebakaran di sana.

Kawasan California merupakan kawasan kering di Amerika Serikat. Sampai saat ini tercatat 121.000 hektar terbakar. Namun catatan resminya 49.000 hektar lahan yang terbakar.

Sambaran petir diduga memicu lahan kering terbakar. Namun ada juga yang mencurigai lahan di sana sengaja dibakar.

Sejak Kamis kemarin ribuan petir tampak di seluruh negara bagian. Kebanyakan petir menyambar di utara negara bagian itu.

Sekitar 9.000 petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Seperti dilansir AFP, helikopter pemadam pun dikerahkan. Juru Bicara Pemadam Kebakaran Lynnette Round mengatakan kebakaran paling hebat ada di Lake County, sebelah barat laut dari Ibu Kota Sacramento.

"Pemadam kebakaran kami telah bekerja secara luas di seluruh kawasan selama dua minggu terakhir," kata Round.

Sementara Nevada dan Colorado juga mengantisipasi agar kebakaran tak meluas. National Weather Service mengeluarkan peringatan 'bendera merah' agar warga waspada terhadap kondisi kebakaran ekstrim karena badai kekeringan dan angin kencang. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare

Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 04:13 WIB

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Health | Jum'at, 31 Juli 2015 | 00:06 WIB

Kebakaran Hutan di Sumsel

Kebakaran Hutan di Sumsel

Foto | Selasa, 28 Juli 2015 | 08:20 WIB

Riau Kembali Diselimuti Asap

Riau Kembali Diselimuti Asap

News | Sabtu, 04 Juli 2015 | 11:07 WIB

Menteri Susi: El Nino Tak Sebabkan Kebakaran Hutan

Menteri Susi: El Nino Tak Sebabkan Kebakaran Hutan

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 15:10 WIB

Status Siaga Darurat Kebakaran di Riau Diperpanjang

Status Siaga Darurat Kebakaran di Riau Diperpanjang

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 09:48 WIB

Puluhan 'Hotspot' Kini Kembali Terekam di Riau

Puluhan 'Hotspot' Kini Kembali Terekam di Riau

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 05:39 WIB

Kebakaran Hutan Riau

Kebakaran Hutan Riau

Foto | Kamis, 05 Maret 2015 | 18:24 WIB

BMKG: 86 Titik Panas Terdeteksi di Riau

BMKG: 86 Titik Panas Terdeteksi di Riau

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 09:23 WIB

242 Hektare Lahan Riau Dilalap Api

242 Hektare Lahan Riau Dilalap Api

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 03:46 WIB

Terkini

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB