Rusli Sibua Kembali Sidang Tak Didampingi Pengacara

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 10 Agustus 2015 | 12:05 WIB
Rusli Sibua Kembali Sidang Tak Didampingi Pengacara
Ahmad Rifai, pengacara Bupati Morotai Rusli Sibua. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) terpaksa menghentikan sementara sidang perdana kasus dugaan suap korupsi terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi(MK), Akil Mochtar yang melibatkan Bupati Morotai non-aktif, Rusli Sibua. Sebab dia kembali tidak didampingi kuasa hukumnya.

Senin (3/8/2015) pekan lalu, Risli pun disidang tanpa didampingi pengacaranya. Sebab penasihat hukum Rusli masih mengikuti proses sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat itu hakim Supriono pun menghentikan sementara sidang.

"Untuk berikutnya dikasih kesempatan saudara, untuk bisa bertemu penasehat hukum saudara. Sidang diskors beberapa menit," kata Hakim Supriono di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015).

Hanya saja Jaksa Penuntut Umum persidangan bersikeras untuk melanjutkan peraidangan. Pasalnya, hal tersebut berdasarkan perjanjian pada sidang Senin lalu. Namun itu ditolak Rusli.

"Kami keberatan kalau tidak dihadiri penasihat hukum, karena pada akhirnya saya sendiri tak memahami hakikat pengadilan sesungguhnya. Hak kewajiban didampingi penasihat hukum mohon didampingi. Oleh karena itu, mohon kearifan pengadilan dapat menunda beberapa hari," kata Rusli.

Atas jawaban tersebut, Hakim pun menegaskan bahwa kesepakatan sudah dilakukan.

"Untuk berikutnya sudah ditekankan apabila ternyata saudara tidak ada penasehat hukum tetap dibacakan, kan sudah disampaikan," kata Hakim Supriono.

Untuk diketahui, surat perintah penyidikan (Sprindik) terhadap Rusli Sibua diterbitkan pada 25 Juni 2015 lalu. Hal itu dilakukan KPK setelah mengembangkan kasus yang menjerat Akil Mochtar, di mana dalam dakwaannya, Akil disebut meminta uang untuk menyetujui keberatan hasil pilkada 2011 di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Dia menerima Rp2,989 miliar dari Rp6 miliar yang diminta.

Sengketa pilkada Pulau Morotai diikuti enam pasang calon pada dimenangkan pasangan Arsad Sardan dan Demianus Ice. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan tersebut sebagai bupati dan wakil bupati periode 2011-2016 dengan menerbitkan surat keputusan KPU pada 21 Mei 2011.

Namun, Rusli dan pasangannya, Weni R Paraisu, kemudian menggugat putusan itu dengan menunjuk Sahrin Hamid sebagai pengacara. Sahrin kemudian menghubungi Akil melalui SMS. Akil lalu menelepon Sahrin agar menyampaikan kepada Rusli Sibua untuk menyiapkan uang Rp6 miliar.

Permintaan ini diteruskan Sahrin ke Rusli Sibua di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Namun, Rusli hanya menyanggupi Rp3 miliar. Rusli lalu mengirimkan Rp2,989 miliar melalui tiga kali setoran tunai ke rekening CV Ratu Samagat.

Kiriman duit ini diberi keterangan sebagai "angkutan kelapa sawit" sebagaimana diminta Akil. Uang dikirim bertahap, yakni, Rp500 juta pada 16 Juni 2011, Rp500 juta juga pada 16 Juni 2011, dan Rp1,989 miliar pada 20 Juni 2011.

Setelah uang terkirim, pada persidangan 20 Juni 2011, MK memutuskan mengabulkan permohonan Rusli Sibua dan Weni R Paraisu. Dalam amarnya, MK membatalkan berita acara tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara pilkada KPU Kabupaten Pulau Morotai pada 21 Mei 2011.

Atas perbuatannya ini, Rusli disangka telah melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sita Barbuk Suap Dwelling Time Dari Perusahaan Milik PNS

Polisi Sita Barbuk Suap Dwelling Time Dari Perusahaan Milik PNS

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 22:30 WIB

Perusahaan Milik PNS di Kemendag Untuk Urus Izin Impor Kilat

Perusahaan Milik PNS di Kemendag Untuk Urus Izin Impor Kilat

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 21:51 WIB

KPK Limpahkan Kasus Suryadharma ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Kasus Suryadharma ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 15:37 WIB

Bareskrim Polri Akan Periksa Kaligis Terkait Kasus 'Penculikan'

Bareskrim Polri Akan Periksa Kaligis Terkait Kasus 'Penculikan'

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 11:53 WIB

KPK Siap Sidangkan Berkas Perkara Suap Politisi PDI Perjuangan

KPK Siap Sidangkan Berkas Perkara Suap Politisi PDI Perjuangan

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 17:59 WIB

Korupsi Proyek Diklat Sorong, KPK Tahan Mantan Bos Hutama Karya

Korupsi Proyek Diklat Sorong, KPK Tahan Mantan Bos Hutama Karya

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 16:56 WIB

KPK Tak Takut Dilaporkan O.C. Kaligis ke Bareskrim Polri

KPK Tak Takut Dilaporkan O.C. Kaligis ke Bareskrim Polri

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 15:01 WIB

Terdakwa Korupsi, Fuad Amin Borong Apartemen di Kawasan Sudirman

Terdakwa Korupsi, Fuad Amin Borong Apartemen di Kawasan Sudirman

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 13:38 WIB

KPK Tak Ikut Campur Tangani Kasus Dana Bansos Gubernur Sumut

KPK Tak Ikut Campur Tangani Kasus Dana Bansos Gubernur Sumut

| Kamis, 06 Agustus 2015 | 13:15 WIB

Pengacara Ikut Praperadilan, Sidang Perdana Rusli Sibua Ditunda

Pengacara Ikut Praperadilan, Sidang Perdana Rusli Sibua Ditunda

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 11:36 WIB

Terkini

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB