BNN Ungkap Pencucian Uang Narkoba Rp17,6 Miliar

Laban Laisila

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 01:24 WIB
BNN Ungkap Pencucian Uang Narkoba Rp17,6 Miliar
Logo BNN.

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil bisnis narkotika dengan total nilai Rp17,6 miliar oleh jariangan narkoba.  

"TPPU melibatkan seorang dokter hewan berinisial MZ. Petugas menyita aset dengan total Rp17.614.550.000," kata Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (13/8/2015).

MZ ditangkap di rumahnya di kawasan Tanjung Rejo, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (4/8/2015), karena diketahui memiliki keterkaitan atas transaksi mencurigakan dengan tahanan BNN bernama Dullah alias Abdullah.

"Aset yang disita terdiri dari tiga rumah mewah, satu ruko, tanah dengan kisaran harga Rp1,4 miliar, tiga mobil mewah, dua sepeda motor, uang tunai jutaan rupiah, dan beberapa rekening atas nama tersangka kurang lebih senilai Rp7,8 miliar," kata Slamet.

Berdasarkan pengembangan kasus, MZ menyuruh seseorang berinisial AF untuk membuka rekening atas nama orang tersebut yang kemudian dikelola oleh MZ.

Rekening tersebut digunakan untuk menampung uang hasil penjualan dari sindikat narkoba.

AF yang ditangkap di kawasan Teluk Betung Binjai, Sumatera Utara, pada Rabu (5/8/2015) dini hari, mengaku diberi upah sebesar Rp2 juta per bulan.

MZ diketahui sempat melakukan transaksi dengan Dullah melalui adiknya berinisial MS yang tinggal di Malaysia.

Sebelumnya petugas juga menyita sejumlah aset dari hasil pencucian uang bisnis narkoba Dullah seperti empat mobil mewah, tiga kendaraan alat berat, kebun karet seluas 323 Ha, dan 312 ladang kebun.

Dullah juga sempat memimpin upaya pelarian diri dari rumah tahanan BNN bersama sembilan tersangka lainnya beberapa bulan yang lalu.

Atas perbuatannya MZ dan AF terancam Pasal 137 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 3, 4, dan 5 ayat 1 jo Pasal 10 Undang-Undang  No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Bandar Sabu 78 Kg Asal Aceh Didakwa Hukuman Mati

Empat Bandar Sabu 78 Kg Asal Aceh Didakwa Hukuman Mati

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 22:43 WIB

Bandar Ditangkap Gara-gara Selfie Dengan Narkoba

Bandar Ditangkap Gara-gara Selfie Dengan Narkoba

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 07:13 WIB

SAS Indonesia Kembangkan Software Anti Pencucian Uang

SAS Indonesia Kembangkan Software Anti Pencucian Uang

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 05:15 WIB

Terkini

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Suahasil Copot Robert Marbun, Sekjen Kemenkeu Era Purbaya

Suahasil Copot Robert Marbun, Sekjen Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Berapa Harga iPhone Duo di Indonesia? Lebih Mahal dari Amerika

Berapa Harga iPhone Duo di Indonesia? Lebih Mahal dari Amerika

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Harta Kekayaan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin yang Dibui Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

Harta Kekayaan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin yang Dibui Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Terlilit Utang Rp80 Juta, Otak Aksi Berdarah Toko Emas Jember Disergap di SPBU Banyuwangi

Terlilit Utang Rp80 Juta, Otak Aksi Berdarah Toko Emas Jember Disergap di SPBU Banyuwangi

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Igor Tolic Ungkap Penyebab Kekalahan Persib Bandung Atas Madura United

Igor Tolic Ungkap Penyebab Kekalahan Persib Bandung Atas Madura United

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Joki Baca Buku dan Komodifikasi Literasi, Solusi atau Sekadar Ilusi?

Joki Baca Buku dan Komodifikasi Literasi, Solusi atau Sekadar Ilusi?

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Progres Sudah 83 Persen

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Progres Sudah 83 Persen

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Komisi I DPR Sebut Revisi UU Peradilan Militer Harus Segera Dibahas, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

Komisi I DPR Sebut Revisi UU Peradilan Militer Harus Segera Dibahas, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Bikin Persib Bandung Frustrasi, Angga Saputro Cs Dapat Acungan Jempol Pelatih MU

Bikin Persib Bandung Frustrasi, Angga Saputro Cs Dapat Acungan Jempol Pelatih MU

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:29 WIB

×