Ledakan Besar di Tianjin Disebabkan Kebodohan Pemadam Kebakaran?

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 13:39 WIB
Ledakan Besar di Tianjin Disebabkan Kebodohan Pemadam Kebakaran?
Kondisi pelabuhan Tianjin pascaledakan hari Rabu (12/8). (Reuters/Jason Lee)

Suara.com - Tim penyidik Cina, hingga hari Jumat (14/8/2015), masih mencari petunjuk untuk mengidentifikasi penyebab dua ledakan besar yang terjadi pada sebuah gudang penyimpanan bahan kimia di pelabuhan Tianjing, hari Rabu lalu.

Dua ledakan yang terjadi Rabu malam menewaskan sedikitnya 50 orang, termasuk belasan petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, sekitar 700 orang terluka, di mana 71 diantaranya menderita luka serius.

Ledakan bersumber dari sebuah gudang yang digunakan untuk menyimpan bahwan kimia beracun dan berbahaya. Beberapa diantara zat berbahaya di gudang tersebut yakni amonium nitrat, potassium nitrat, dan kalsium karbit.

Sejumlah pakar bahan kimia mengatakan, kalsium karbit bereaksi dengan air dan menghasilkan asetilin, sejenis gas yang memiliki daya ledak tinggi. Menurut mereka, ledakan bisa terjadi apabila petugas pemadam kebakaran menyiram kalsium karbit dengan air.

Kantor berita Xinhua melansir, beberapa kontainer penyimpanan di gudang tersebut sudah dalam keadaan terbakar sebelum ledakan terjadi.

Lei Jinde, wakil kepala departemen pemadam kebakaran, yang merupakan bagian dari Kementerian Keamanan Publik mengatakan, tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi memang menggunakan air. Namun ia tidak mau menyebut bahwa ledakan terjadi akibat kesalahan petugas pemadam.

"Kami tahu bahwa ada kalsium karbit di dalam (gudang), namun kami tidak tahu apakah bahan tersebut sudah meledak atau belum," kata Lei Jinde.

"Ketika tak seorangpun tahu, ini bukan terjadi akibat kebodohan petugas pemadam kebakaran," kata Lei lalu menerangkan bahwa gudang tersebut besar dan mereka tidak tahu lokasi pasti dari kalsium karbit tersebut.

Sedikitnya 18 petugas pemadam masih belum diketahui keberadaannya hingga berita ini diturunkan.

Pakar keselamatan bahan kimia asal California, AS, David Leggett, kepada Reuters mengatakan bahwa ledakan asetilin dapat memicu ledakan amonium nitrat. Seperti diketahui ledakan kedua terjadi sekitar 30 detik setelah ledakan pertama.

Ledakan kedua jauh lebih besar dari ledakan pertama. Saking besarnya, ledakan bisa terlihat dari satelit di luar angkasa.

Tim dari Badan Energi Atom Internasional Beijing, bersama dengan 214 spesialis nuklir dan biokimia militer Cina sudah dikerahkan ke Tianjin untuk membantu penyelidikan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB