Wali Kota Jakbar Sebut Ahok Marah Karena Terpancing SMS Gelap

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2015 | 13:22 WIB
Wali Kota Jakbar Sebut Ahok Marah Karena Terpancing SMS Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi (kaos orange) [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi menilai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) marah kepadanya lantaran terpancing SMS pengaduan. Ahok marah karena menilai Anas mengangkat pejabat yang jabatannya sudah didemosi atau diturunkan, tapi diangkat lagi.

"Jadi gini mbak, Pak Ahok itu marah karena banyak terima SMS pengaduan kalau ada yang nggak nyaman sama lurah baru, atau PNS yang dipindah nggak. Nah pada SMS ke Pak Ahok. Tapi pas saya cek nomernya itu udah mati. Jadi pakai nomer yang Rp10 ribu langsung buang itu loh mbak," Kata Anas saat berbincang dengan Suara.com, Minggu (16/8/2015).

Anas menegaskan dia tidak mengangkat pejabat yang sudah didemosi.

Menurut Anas permasalahan ini bermula saat terjadi mutasi pegawai di wilayah Pemerintah Kota Jakarta Barat. Anas mengatakan ada sebagian pegawai pemerintah yang tidak suka dimutasi ke tempat lain.

"Ya wajar saja sih mereka enggak terima. Karena mungkin mereka sudah nyaman, nggak mau pindah, sulit berinteraksi dengan lingkungan baru, atau takut akan menambah beban pekerjaan. Makanya mereka pada SMS gelap ke Pak Ahok dengan memberikan berbagai laporan palsu," katanya.

Anas berharap kepada Ahok untuk mengecek kembali laporan SMS dengan menelepon nomor-nomor yang mengirimkan pesan.

Selain itu, Anas juga berharap kepada Ahok agar jangan langsung percaya dengan pengaduan SMS sebelum mengecek kebenarannya.

"Maksud saya itu, kalau belum di cek keabsahan laporan itu, saya minta jangan langsung di percaya. Karena apa yang saya lakukan ini untuk penyegaran dan membuat wilayah Jakarta barat menjadi lebih baik lagi. Kalau mau langsung dicek saja nomor-nomor yang SMS itu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dimarahi Ahok, Ini Penjelasan Wali Kota Jakarta Barat

Dimarahi Ahok, Ini Penjelasan Wali Kota Jakarta Barat

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 13:03 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB