Pascaledakan Dahsyat, Ada yang Aneh Pada Air Hujan di Tianjin

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2015 | 10:10 WIB
Pascaledakan Dahsyat, Ada yang Aneh Pada Air Hujan di Tianjin
Kawasan ledakan kimia di Pelabuhan Tianjin, Cina. (Reuters)

Suara.com - Hujan pertama yang turun sejak insiden ledakan di Pelabuhan Tianjin pekan lalu memunculkan sesuatu yang tidak biasa di jalanan kota tersebut. Warga dikejutkan kemunculan busa berwarna putih yang jatuh bersama air hujan.

Lansiran NetEase, beberapa orang yang terpapar busa tersebut mengaku merasa seperti terbakar di bagian wajah dan bibirnya. Sementara itu, beberapa orang lainnya merasa sakit seperti tersengat pada bagian lengan, sedangkan ada pula yang merasa gatal.

Pakar meteorologi setempat mengatakan, hujan seperti itu tidak akan menyebabkan gangguan kesehata terhadap warga. Namun, otoritas pemerintah setempat mengaku khawatir bahwa hujan tersebut bisa menyebarkan substansi berbahaya ke seluruh kota.

Pasalnya, sekitar 700 ton sodium sianida, zat kimia berbahaya yang bisa terbakar saat bersinggungan dengan air, ditemukan di lokasi ledakan. Dikhawatirkan, zat kimia tersebut tersebar ke angkasa saat ledakan terjadi. Sementara itu, seperti dikutip dari Guardian, sedikitnya 40 jenis bahan kimia berbahaya ditemukan di lokasi ledakan, termasuk 800 ton amonium nitrat dan 500 ton potasium nitrat.

Kepala Biro Perlindungan Lingkungan Tianjin Bao Jingling kepada NBC News mengatakan, jika terjadi hujan, akan tercipta hidrogen sianida. Hidrogen sianida, menurut Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, adalah kimia beracun mematikan yang bisa mengurangi kemampuan tubuh dalam menggunakan oksigen.

Untuk mengantisipasi terjadinya hujan, pihak berwajib telah membuat bendungan seluas 100.000 meter persegi di pusat lokasi ledakan. Tujuannya, agar air yang terkontaminasi tidak mengalir ke luar. (Shanghaiist)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB