Jenderal Gatot Contohkan Warga Papua Tak Pernah Krisis Ekonomi

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 26 Agustus 2015 | 16:09 WIB
Jenderal Gatot Contohkan Warga Papua Tak Pernah Krisis Ekonomi
Ilustrasi: Festival budaya Lembah Baliem di Kampung Wosiala, Desa Wosilimo, Distrik Kurulu, Jayawijaya, Papua, Kamis (6/8) . (Antara)
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memenuhi undangan Partai Keadilan Sejahtera menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan bertema Refleksi 70 Tahun Indonesia Merdeka yang berlangsung di gedung DPR, Rabu (26/8/2015).

Dalam diskusi yang dihadiri petinggi-petinggi PKS, Gatot turut angkat bicara terkait kondisi perekonomian Indonesia saat ini.

Menurut bekas Kepala Satf Angkatan Darat itu, Indonesia tidak akan krisis ekonomi kalau pemerintah dan masyarakat bisa memanfaatkan sektor agraris.

"Negara kita ini memiliki daratan dan lautan. Kalau kita bisa memanfaatkan daratan menjadi sektor agraris, saya yakin negara ini tidak akan krisis," kata Bambang.

Lantas, dia menceritakan pengalaman selama tinggal di Papua pada tahun 1998. Basis agraris yang kuat di Papua membuat orang-orang di sana tidak pernah mengalami krisis.

Karena itu, katanya, disaat orang di Jakarta mengalami krisis pada tahun tersebut, orang Papua tenang-tenang saja.

"Pada tahun 1998, saat terjadi krisis saya di Papua. Di Jakarta terjadi krsisis, kami disana aman-aman saja, karena bertumpu pada agraris," katanya.

Namun, Gatot mengakui untuk mewujudkan hal tersebut tak gampang karena masih ada kebijakan yang memuluskan impor di bidang pertanian, seperti sapi dan beras.

Menurutnya kebijakan tersebut tidak akan bisa membangun perekonomian bangsa karena usaha yang dihasilkan dari dunia agraris dalam negeri tidak bisa bersaing dengan barang impor.

"Tapi ini memang hal yang berat, karena disaat yang lain ingin membangun ekonomi dari sektor agraris, tapi malah yang lain seenaknya saja bicara impor beras, impor sapi, dan seterusnya," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gejolak Rupiah, Pedagang Tempe "Kelenger"

Gejolak Rupiah, Pedagang Tempe "Kelenger"

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:53 WIB

Ekonom UNS: Kembalikan Tahun Anggaran Negara dan Fiskal

Ekonom UNS: Kembalikan Tahun Anggaran Negara dan Fiskal

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:15 WIB

DPR Apresiasi Buyback Saham BUMN, Tapi Harus Hati-hati

DPR Apresiasi Buyback Saham BUMN, Tapi Harus Hati-hati

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 13:04 WIB

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:28 WIB

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:20 WIB

Terkini

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

×