Penyelundupan 94 Kilogram Sabu Digagalkan

Arif Sodhiq | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2015 | 14:53 WIB
Penyelundupan 94 Kilogram Sabu Digagalkan
Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. [suara.com/Bernard Chaniago]

Suara.com - Bea Cukai dan Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, berhasil mengungkap penyelundupan sabu seberat 94 kilogram yang dilakukan empat warga negara Cina.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian mengatakan, selain itu, petugas juga mengamankan 112.189 butir ekstasi dan 300 kilogram soda api yang dikemas dalam 63 kardus.

Dia menjelaskan, pengungkapan penyelundupan narkotika tersebut berawal dari penangkapan dua tersangka YMCB dan CSW di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno Hatta pada 9 Agustus 2015.

Kedua tersangka yang melakukan penerbangan dari Guangzhou-Kuala Lumpur-Jakarta ditangkap dengan barang bukti 6 kilogram sabu yang dikemas dalam 10 bungkus plastik.

Selanjutnya, petugas meneruskan penyelidikan kasus itu pada 10-21 Agustus. Hasilnya polisi menyita lagi 88 kilogram sabu dan 112.189 butir ekstasi dan 300 kilogram soda api.

Polisi menangkap dua orang tersangka lainnya yakni PCP dan NKF di sebuah apartemen di Jakarta.

Untuk nilai barang bukti, jika dihitung 1 gram sabu Rp1,6 juta diperkirakan mencapai Rp150.400.000.000. Sedangkan ekstasi yakni Rp500 ribu per butir nilainya Rp56.094.500.000.

"Jadi total kerugian negara dari penyelundupan narkotika tersebut yakni Rp206 Miliar lebih. Serta menyelamatkan 376 ribu anak dari jeratan sabu serta 112.189 anak dari jeratan ekstasi," ujarnya dalam keterangannya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Tersangka terancam hukuman mati berdasarkan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Digagalkan Sipir

Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Digagalkan Sipir

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 15:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu

Gagalkan Penyelundupan Sabu

Foto | Selasa, 10 Maret 2015 | 15:35 WIB

BNN Musnahkan 8 Kwintal Sabu Senilai Rp1,7 Triliun

BNN Musnahkan 8 Kwintal Sabu Senilai Rp1,7 Triliun

News | Selasa, 27 Januari 2015 | 13:25 WIB

Markas Bandar Sabu 800 Kg

Markas Bandar Sabu 800 Kg

Foto | Rabu, 07 Januari 2015 | 06:32 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,8 Kilogram

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,8 Kilogram

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 15:37 WIB

Disita, 5 Kilogram Sabu Dalam Bentuk Krim Kosmetik

Disita, 5 Kilogram Sabu Dalam Bentuk Krim Kosmetik

News | Kamis, 25 September 2014 | 17:49 WIB

Sabu dari Iran

Sabu dari Iran

Foto | Selasa, 01 Juli 2014 | 12:15 WIB

Selundupkan Sabu di Celana Dalam, WN Malaysia Ditangkap

Selundupkan Sabu di Celana Dalam, WN Malaysia Ditangkap

News | Rabu, 21 Mei 2014 | 17:33 WIB

Terkini

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:42 WIB

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:30 WIB