Mahathir Bersama Rakyat Singkirkan Najib

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2015 | 17:54 WIB
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan istrinya, Siti Hasmah, ikut berdemonstrasi untuk menurunkan PM Najib Razak di Kuala Lumpur, Minggu (30/8) [Reuters/Athit Perawongmetha].

Suara.com - Usia tua tak bisa menahan Mahathir Mohamad untuk turun ke jalan untuk menuntut Perdana Menteri Najib Razak lengser dari jabatannya. Pada Minggu (30/8/2015) lelaki 90 tahun itu bersama istrinya Siti Hasmah larut bersama demonstran gerakan Bersih 4.0 di jalanan Kuala Lumpur, mengecam Najib.

Berbicara di hadapan ribuan demonstran berkaos kuning politikus kharismatis yang juga perdana menteri terlama Malaysia itu mengatakan diperlukan "people's power" atau kekuatan rakyat untuk melengserkan Najib yang tersangkut skandal korupsi.

"Satu-satunya cara bagi rakyat untuk kembali ke sistem lama adalah dengan menyingkirkan perdana menteri ini," tegas Mahathir.

"Dan untuk menyingkirkan dia, rakyat harus menunjukkan people's power. Seluruh masyarakat tak butuh pemimpin korup seperti ini," imbuh dia.

Najib diketahui menyembunyikan dana 600 juta dollar (sekitar Rp8,4 triliun) di rekening pribadinya. Ia membantah jika uang itu milik pemerintah dan mengaku jika dana itu berasal dari donatur. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahathir Mohamad Turun ke Jalan, Ajak Demonstran Singkirkan Najib

Mahathir Mohamad Turun ke Jalan, Ajak Demonstran Singkirkan Najib

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 17:19 WIB

Ribuan Massa Padati Demonstrasi Hari Kedua di Kuala Lumpur

Ribuan Massa Padati Demonstrasi Hari Kedua di Kuala Lumpur

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 16:58 WIB

"Orang Malaysia Bodoh, Tidak Tahu Cara Mengelola Penerbangan"

"Orang Malaysia Bodoh, Tidak Tahu Cara Mengelola Penerbangan"

News | Senin, 08 Desember 2014 | 05:15 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB