Di Balik Perbudakan Seks Kamboja

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2015 | 12:36 WIB
Di Balik Perbudakan Seks Kamboja
Ilustrasi PSK. (Shutterstocks)

Suara.com - 'The Storm Makers', sebuah film dokumenter yang berceria soal perdagangan manusia untuk tujuan seks dari Kamboja membukan sebuah realitas tentang kerentanan perbudakan di Kamboja. Film itu digarap Guillaume Suon, sutradara keturunan Prancis-Kamboja.

'The Storm Makers' menampilka, anak perempuan bernama Aya yang berasal dari sebuah desa di Kamboja. Dia dijual menjadi budak seks saat berusia 16 tahun. Film 'The Storm Makers' digarap selama 3 tahun dan mengumpulkan cerita Aya yang kini sudah terlepas dari perbudakan.

Saat ini Aya sudah berusia 20 tahun. Dia sudah kembali ke Provinsi Battambang di barat laut Kamboja. Dia diperdagangkan ke Malaysia sebagai pekerja rumah tangga.

Aya bekerja kepada majikan yang kasar dan suka menyiksa. Bahkan dia diperkosa tiap malam dan menjadi hamil. Aya pun lari.

"Seharusnya aku mati di sana," kata Aya.

Pelaku perdagangan manusia mengaku menjual lebih dari 500 anak perempuan Kamboja yang berusia 14 tahun. Aksi itu bersih dari mata polisi.

"Cerita Aya adalah contoh kuat yang menunjukkan semua alasan mengapa Kamboja menjadi salah satu negara korban perdagangan manusia," Suon seperti dilansir Reuters, Senin (31/8/2015).

Hampir 20 persen warga Kamboja hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan negara tidak memiliki jaringan kesejahteraan sosial untuk melindungi keluarga miskin.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tahun 2015 ini melaporkan jika Kamboja menjadii sumber perdagangan manusia. Bahkan negara itu disebut sebagai kawasan transit dan sasaran untuk memperkerjakan perempuan dan anak-anak untuk bekerja sebagai pekerja seks komersial.

Sebagai negara yang miskin, penduduk di pedesaan lebih tergiur untuk bekerja di Thailand, Malaysia, Taiwan dan Timur Tengah. Sayangnya itu dilakukan dengan ilegal. Bahkan nilai hasil penjualan manusia untuk seks itu mencapai 150 miliar dolar AS.

"Hampir semua orang tahu seseorang yang telah bekerja di luar negeri itu mudah untuk menemukan korban trafficking dan para pedagang, yang beroperasi secara bebas dan dengan impunitas," tutup Suon. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pita Hitam di Lengan, Timnas U-23 Sikat Kamboja 6-1

Pita Hitam di Lengan, Timnas U-23 Sikat Kamboja 6-1

Bola | Sabtu, 06 Juni 2015 | 21:26 WIB

Cerita Asri Welas saat Menjadi Pekerja Seks Komersial

Cerita Asri Welas saat Menjadi Pekerja Seks Komersial

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2015 | 06:36 WIB

Prostitusi: Dari Deudeuh, Lokalisasi, Sertifikasi hingga Solusi

Prostitusi: Dari Deudeuh, Lokalisasi, Sertifikasi hingga Solusi

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 06:15 WIB

'Gurita' Prostitusi di Kalibata City Jakarta

'Gurita' Prostitusi di Kalibata City Jakarta

News | Selasa, 28 April 2015 | 06:03 WIB

Cerita 'Bapak-bapak Boci' di Kalibata City

Cerita 'Bapak-bapak Boci' di Kalibata City

News | Selasa, 28 April 2015 | 06:01 WIB

Arti Pita Merah Modus Prostitusi di Kalibata City

Arti Pita Merah Modus Prostitusi di Kalibata City

News | Selasa, 28 April 2015 | 06:00 WIB

Maria Ulfah: Kekerasan Pada Anak Dimulai dari Internet

Maria Ulfah: Kekerasan Pada Anak Dimulai dari Internet

wawancara | Rabu, 29 April 2015 | 06:15 WIB

Lima Aturan Hidup Pekerja Seks Vietnam

Lima Aturan Hidup Pekerja Seks Vietnam

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:00 WIB

Tampil Seksi di Live Chat, Remaja Cina Ini Kaya Mendadak

Tampil Seksi di Live Chat, Remaja Cina Ini Kaya Mendadak

News | Jum'at, 17 April 2015 | 06:05 WIB

Kominfo Simpan Ribuan Daftar Akun Twitter 'Hitam'

Kominfo Simpan Ribuan Daftar Akun Twitter 'Hitam'

News | Jum'at, 17 April 2015 | 06:00 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB